Land Cruiser Rp2 Miliar Dicicil demi Jabatan Sekda, Dua Penyuap Bupati Kuansing Segera Disidang
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan terhadap dua tersangka pemberi suap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing),
NASIONAL
JAKARTA – Klaim potensi kerugian negara dari praktik under invoicing ekspor minyak sawit mentah (CPO) yang disebut mencapai Rp500–600 triliun menuai sorotan dari kalangan akademisi.
Guru Besar Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof Sudarsono Soedomo, meminta pemerintah melakukan kajian ulang terhadap metodologi perhitungan angka tersebut. Ia menilai, besaran kerugian yang diklaim tidak bisa langsung dijadikan dasar kebijakan tanpa verifikasi ilmiah yang independen.
"Angka sebesar itu tidak boleh hanya menjadi asumsi kebijakan. Metodologinya harus transparan, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah," ujar Sudarsono, Minggu (5/7/2026).Baca Juga:
Sebelumnya, pemerintah menyebut potensi kehilangan penerimaan negara dari praktik under invoicing ekspor sawit bisa mencapai Rp600 triliun per tahun. Presiden Prabowo Subianto kemudian mendorong pembenahan tata kelola ekspor komoditas strategis melalui sistem satu pintu dengan pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Namun, Sudarsono menegaskan metode perhitungan yang digunakan tidak boleh dilakukan secara sepihak. Ia menyarankan penggunaan pendekatan mirror statistics sesuai standar World Customs Organization (WCO) sebagai metode pembanding data ekspor dan impor antar negara.
Menurutnya, selisih data ekspor dan impor tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai kerugian negara, melainkan hanya indikasi awal yang masih harus diuji lebih lanjut.
"Selisih nilai tersebut belum bisa langsung dianggap sebagai kerugian negara. Harus dihitung berdasarkan pajak atau bea keluar yang berlaku, bukan total nilai barang," jelasnya.
Ia juga menyoroti besarnya angka klaim yang dinilai tidak sejalan dengan total nilai ekspor sawit Indonesia yang berada di kisaran Rp590 triliun. Jika klaim kerugian mencapai Rp500–600 triliun, menurutnya secara statistik hampir seluruh transaksi ekspor dianggap bermasalah.
Selain aspek metodologi, Sudarsono juga mengingatkan dampak kebijakan terhadap petani sawit rakyat yang mencapai jutaan jiwa. Ia menilai perubahan sistem ekspor harus mempertimbangkan stabilitas harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani.
"Penurunan harga CPO akan langsung berdampak pada petani. Ini bisa memicu dampak sosial-ekonomi yang besar," ujarnya.
Ia menegaskan, praktik dugaan under invoicing baru bisa dibuktikan secara hukum jika terdapat data lintas negara, bukti aliran dana, serta dokumen transaksi ganda yang valid.* (k/dh)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan terhadap dua tersangka pemberi suap Bupati Kuantan Singingi (Kuansing),
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan strategi untuk mengejar target pendapatan negara dalam RAPBN 2027 sebesar Rp3.426 triliun. Salah satu langka
EKONOMI
JAKARTA Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memastikan akan kembali mendatangi Gedung DPR RI pada 15 Desember 2026. Aksi tersebut akan
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Si
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Tambakberas, Kabupaten Jomb
NASIONAL
JAKARTA Polisi menemukan benda diduga senjata tajam berupa golok di tengah kerumunan massa demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Ja
PERISTIWA
JAKARTA Polda Metro Jaya mendalami dugaan adanya kegiatan sosial yang digunakan sebagai modus untuk menunggangi demonstrasi di depan Gedun
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa menyatakan akan mengajukan keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) d
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mengatakan akan memanfaatkan persidangan perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke7 Joko Widod
NASIONAL
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menolak perlawanan yang diajukan mantan Menteri Agama Yaqut Choli
NASIONAL