Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Setelah itu, yen Jepang dan baht Thailand masing-masing melemah 0,23 persen.
Dolar Singapura terhadap dolar AS tercatat turun 0,18 persen, ringgit Malaysia melemah 0,14 persen, peso Filipina terdepresiasi 0,11 persen, sementara yuan China melemah 0,06 persen.
Di sisi lain, beberapa mata uang masih mampu menguat.
Dolar Taiwan tercatat naik 0,23 persen terhadap dolar AS, sedangkan rupee India menguat sebesar 0,07 persen.
Pergerakan rupiah saat ini banyak dipengaruhi faktor eksternal, terutama perkembangan konflik geopolitik dan pergerakan harga minyak dunia.
Tidak adanya agenda rilis data ekonomi penting dari dalam negeri membuat pelaku pasar lebih banyak memperhatikan kondisi global.
Investor masih mencermati potensi gangguan pasokan minyak akibat ketegangan di Timur Tengah.
Kenaikan harga minyak dapat memberikan tekanan tambahan terhadap ekonomi global karena berpotensi meningkatkan biaya energi dan memperbesar risiko inflasi.
Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari ini.
Lukman memperkirakan nilai tukar rupiah akan berada pada kisaran Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS.
Pelaku pasar akan terus mengamati perkembangan konflik internasional, arah kebijakan ekonomi global, serta pergerakan harga minyak mentah yang menjadi salah satu faktor utama penggerak pasar keuangan dalam jangka pendek.
Ketidakpastian global yang masih tinggi membuat pergerakan rupiah diperkirakan tetap mengalami volatilitas sepanjang perdagangan.* (bi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.