BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

Pemko Medan Datangi Pertamina, Minta Penjelasan Terkait Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU

Abyadi Siregar - Kamis, 16 Juli 2026 08:59 WIB
Pemko Medan Datangi Pertamina, Minta Penjelasan Terkait Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU
Pemerintah Kota Medan mendatangi kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Rabu (15/7/2026). (foto: Pemko medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Kota Medan mendatangi kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) untuk meminta penjelasan terkait masih terjadinya antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas agar persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) segera mendapat penanganan dan pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan normal.

Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan Citra Effendi Capah bersama jajaran Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

Baca Juga:

Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Arafat Syam, serta Kepala Bagian Sumber Daya Alam Soeflie Putra.

Dalam pertemuan tersebut, Citra menjelaskan kedatangan Pemko Medan merupakan bentuk pengawalan terhadap keluhan masyarakat yang masih menghadapi antrean BBM di sejumlah SPBU.

Menurutnya, sebelumnya Pemko Medan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak pada 8 Juli 2026, termasuk Pertamina, Hiswana Migas, Direktorat Jenderal Migas secara virtual, serta Polda Sumatera Utara.

Saat itu, Pertamina menyampaikan gangguan distribusi BBM terjadi akibat kendala teknis operasional, yakni pergantian sejumlah pengemudi mobil tangki yang berdampak terhadap proses pengiriman BBM ke SPBU.

Pertamina sebelumnya memperkirakan kondisi distribusi akan kembali normal pada Jumat (10/7/2026).

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan antrean kendaraan masih terjadi dan sejumlah SPBU sempat mengalami kekosongan stok BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi.

"Karena itu kami datang untuk meminta kejelasan. Masyarakat membutuhkan kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Apakah kendala yang dihadapi masih sama seperti yang disampaikan sebelumnya atau ada persoalan lain yang menyebabkan distribusi BBM belum kembali normal," kata Citra.

Ia menegaskan, Pemko Medan tidak hanya meminta penjelasan, tetapi juga menawarkan dukungan apabila diperlukan untuk mempercepat penyelesaian persoalan distribusi BBM.

"Kami atas instruksi Pak Wali Kota terus mengawal persoalan antrean BBM ini. Kami juga menawarkan kepada Pertamina, apabila ada hal-hal yang perlu dibantu, Pemko Medan siap membantu," ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan di lapangan, Pemko Medan telah mengerahkan personel Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk membantu mengatur lalu lintas serta antrean kendaraan di sejumlah SPBU agar tetap tertib.

Dalam koordinasi tersebut, Pertamina memastikan ketersediaan stok BBM di Kota Medan masih dalam kondisi aman.

Persoalan yang terjadi disebut bukan karena kekurangan pasokan, melainkan akibat kendala teknis dalam proses distribusi.

Sales Area Manager Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Tito Rivanto mengapresiasi langkah Pemko Medan yang turun langsung melakukan koordinasi terkait kondisi pelayanan BBM di masyarakat.

Ia memastikan stok BBM tetap tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Namun, Pertamina saat ini masih melakukan pembenahan internal, khususnya dalam sistem penyaluran menggunakan armada mobil tangki.

"Kami terus melakukan pembenahan secara paralel dengan tetap menjaga kelancaran distribusi ke seluruh SPBU," ujar Tito.

Untuk mempercepat proses normalisasi, Pertamina telah melakukan sejumlah langkah, seperti menambah armada mobil tangki, mendatangkan pengemudi dari pihak eksternal, serta menambah jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Medan.

"Kami berharap langkah-langkah tersebut secara bertahap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi lagi antrean panjang yang mengganggu kondusivitas di Kota Medan," katanya.

Tito menambahkan, Pertamina terus berupaya agar distribusi BBM ke seluruh SPBU dapat kembali normal dalam waktu secepat mungkin.

"Kami terus berupaya agar proses normalisasi bisa berlangsung secepat mungkin," ujarnya.

Pemko Medan berharap langkah perbaikan yang dilakukan Pertamina dapat segera menyelesaikan persoalan antrean BBM sehingga masyarakat kembali mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan nyaman.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Apresiasi Film Pramuka, Jadikan Media Pembelajaran Karakter Generasi Muda
Bupati Batu Bara Buka TMMD ke-129 Kodim 0208/Asahan, Fokus Bangun Infrastruktur dan Perkuat Sinergi TNI-Rakyat
DPRD Labusel Bahas Ranperda Pilkades dan Setujui APBD 2025, Pemkab Tegaskan Komitmen Pemerintahan Transparan
Pisah Sambut Kapolres Labusel, Bupati Fery Tekankan Sinergi Pemerintah dan Kepolisian Terus Dijaga
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Rakor TKD, Bobby Nasution Minta Dana Transfer Percepat Pemulihan Pascabencana
Ketua TP PKK Asahan Kunjungi PAUD Sentang, Ajak Anak Gemar Membaca dan Tumbuhkan Budaya Literasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru