Tepis Isu Antikritik, Istana Buka-bukaan: Tak Ada yang Ditangkap Karena Hina Prabowo Selama 2 Tahun
JAKARTA Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Hariqo Wibawa Satria, menyatakan tidak ada orang yang ditangkap karena
NASIONAL
JAKARTA – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menilai kehadiran Indonesia Open Network (ION) menjadi langkah strategis untuk mempercepat digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani mengatakan, ION dapat membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha untuk masuk ke ekosistem perdagangan digital yang lebih terbuka, efisien, dan mudah diakses.
Menurut Shinta, dunia usaha membutuhkan infrastruktur digital yang mampu menghubungkan berbagai pelaku ekonomi tanpa bergantung pada satu platform tertentu.Baca Juga:
Melalui sistem yang saling terhubung atau interoperabilitas, pelaku UMKM diharapkan dapat memperluas pasar dengan biaya teknologi yang lebih terjangkau.
"ION menghadirkan infrastruktur bersama yang menghubungkan berbagai pelaku usaha tanpa bergantung pada satu platform tertentu. Dengan interoperabilitas, biaya integrasi teknologi dapat ditekan, inovasi semakin terbuka, dan UMKM memiliki akses pasar yang jauh lebih luas," ungkap Shinta di Jakarta, Rabu (15/7).
Shinta menjelaskan, selama ini proses digitalisasi UMKM masih menghadapi sejumlah kendala.
Beberapa di antaranya adalah banyaknya pilihan marketplace yang berjalan sendiri-sendiri, biaya integrasi teknologi yang tinggi, keterbatasan akses logistik dan pembiayaan, hingga tantangan mendapatkan pelanggan baru.
Menurutnya, ION hadir untuk menjawab berbagai persoalan tersebut dengan membangun jaringan digital nasional yang menghubungkan berbagai layanan usaha, mulai dari marketplace, penyedia logistik, sistem pembayaran, perbankan, hingga layanan digital lainnya dalam satu ekosistem yang saling terintegrasi.
"Interoperabilitas merupakan kunci menuju tahap berikutnya dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia. Pelaku usaha cukup melakukan satu kali integrasi untuk terhubung dengan berbagai layanan sehingga biaya transaksi menjadi lebih rendah dan peluang bisnis semakin besar," kata Shinta.
Indonesia Open Network (ION) diluncurkan pada 7 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan kerja sama strategis Indonesia dan India di bidang ekonomi digital.
Meski mengadopsi prinsip Open Network for Digital Commerce (ONDC) dari India, Shinta menegaskan bahwa ION akan dikembangkan sesuai kebutuhan, karakteristik ekonomi, serta sistem kelembagaan Indonesia.
Dengan konsep tersebut, ION diharapkan tidak hanya menjadi jaringan perdagangan digital, tetapi juga menjadi infrastruktur digital nasional yang mampu memperkuat daya saing pelaku usaha dalam negeri.
JAKARTA Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Hariqo Wibawa Satria, menyatakan tidak ada orang yang ditangkap karena
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (22/10/2026). Rupiah turun 38 poin
EKONOMI
JAKARTA Sidang pembacaan putusan perkara dugaan suap yang menjerat mantan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto dijadwalkan berlangsung pada K
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat pemulihan aset negara dari perkara korupsi sebesar Rp24 triliun sepanjang 2025. Nilai terseb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memastikan timnya akan berusaha tampil maksimal saat menghadapi Persija Jakarta pada fase grup
OLAHRAGA
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap gudang penyimpanan 1.152 pod vape yang disebut mengandung etomidate di sebuah
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komunitas Horas Halak Hita (H3) menyatakan dukungan terhadap langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Kapolda Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencapai 46 persen hingg
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi dan kabu
EKONOMI
MEDAN Pertanyaan tajam itu dilontarkan Ketua Tim Tanah dan Pembangunan Perumahan (Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Abyadi Siregar
HUKUM DAN KRIMINAL