Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Dan juga kita meminta kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara yang terdampak tetap tenang, tidak panik, karena dari pihak penjelasan dari Pertamina itu stok aman," ucap Ade Jona.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menjelaskan pihaknya mendapat dukungan personel dari TNI dan Polri untuk mempercepat distribusi BBM.
Selain membantu pengamanan, dukungan tersebut juga mencakup penyediaan pengemudi mobil tangki guna mempercepat pengiriman BBM ke SPBU.
"Sopir tadi disampaikan ada transisi, ya. Tapi ada penggantian sopir dari luar pihak untuk membackup. Jadi harapannya kita di backup oleh TNI/Polri dari pihak yang sudah berjalan-jalan," kata Sunardi.
Sunardi menambahkan Pertamina juga telah berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara untuk mengurai antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU.
"Tadi juga habis rapat dengan Polda, untuk mengurai antrean-antrean, Polda juga melakukan back up personel untuk mengatur antrean-antrean yang ada di SPBU-SPBU," kata Sunardi.
Ia mengatakan kolaborasi lintas instansi dilakukan sesuai arahan Gubernur Sumatera Utara agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.
"Jadi kolaborasinya, dukungan dari TNI dan Polri sesuai arahan dari Pak Gubernur untuk bagaimana mengolaborasikan mengatasi permasalahan terkait pelayanan masyarakat," ucap Sunardi kembali.
Untuk mengejar distribusi, Pertamina mengoperasikan Fuel Terminal Medan Group di Kecamatan Medan Labuhan selama 24 jam penuh.
Menurut Sunardi, langkah tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan BBM di seluruh SPBU dalam waktu singkat.
"Kami estimasikan di Jumat malam pukul 00.00, insyaallah stok sudah mulai tersedia di SPBU-SPBU," sebut Sunardi.
Pertamina berharap percepatan distribusi tersebut dapat mengakhiri antrean panjang kendaraan dan mengembalikan pelayanan BBM di Sumatera Utara seperti sediakala.* (vv/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.