Bupati Asahan Deklarasikan Pilkades Damai, 128 Cakades Diminta Siap Menang dan Kalah
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mendeklarasikan Pilkades Damai menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sere
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk setiap Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun sarana usaha, melengkapi fasilitas operasional, hingga mendukung digitalisasi koperasi.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menjelaskan bahwa setiap desa akan memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar guna mempercepat operasional Kopdes Merah Putih.
"Untuk setiap desa dialokasikan Rp3 miliar," ujar Joao usai menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di TMII, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).Baca Juga:
Menurutnya, anggaran tersebut akan difokuskan untuk pembangunan gerai koperasi beserta penyediaan berbagai sarana dan prasarana penunjang. Selain pembangunan fisik, dana juga dialokasikan untuk pengadaan kendaraan operasional seperti mobil pikap, truk, hingga kendaraan roda tiga guna mendukung distribusi logistik.
Tak hanya itu, setiap gerai Kopdes Merah Putih nantinya akan dilengkapi dengan sistem rak, perangkat point of sales (POS), sistem digitalisasi operasional, kamera pengawas (CCTV), serta pendingin ruangan (AC). Seluruh fasilitas tersebut disiapkan agar koperasi mampu memberikan pelayanan yang lebih modern dan efisien kepada masyarakat.
Joao menjelaskan, sumber pendanaan program ini berasal dari dana desa yang diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif. Sementara itu, Danantara berperan sebagai penyedia pembiayaan awal melalui skema pendanaan yang telah dirancang pemerintah.
Dengan mekanisme tersebut, pemerintah tidak perlu mengeluarkan seluruh anggaran sekaligus dalam satu tahun. Selanjutnya, pembayaran dilakukan secara bertahap melalui Kementerian Keuangan sehingga tetap menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendukung likuiditas sektor perbankan.
Program Kopdes Merah Putih sendiri merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang diluncurkan pada 21 Juli 2025 untuk memperkuat ekonomi desa. Berbeda dengan koperasi konvensional, Kopdes Merah Putih tidak hanya bergerak di bidang simpan pinjam, tetapi juga mengelola distribusi logistik, apotek desa, klinik, gerai sembako, hingga fasilitas penyimpanan hasil pertanian melalui cold storage.
Pemerintah berharap kehadiran Kopdes Merah Putih dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, memperkuat rantai pasok kebutuhan pokok, membuka lapangan kerja, serta memperluas akses ekonomi bagi petani, nelayan, dan pelaku UMKM di berbagai daerah.* (k/dh)
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mendeklarasikan Pilkades Damai menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sere
PEMERINTAHAN
BATU BARA Pemerintah Kabupaten Batu Bara menggelar rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat siner
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI SD Negeri 132406 Tanjungbalai berhasil lolos seleksi Program Sahabat Sekolah Dasar Tahun 2026. Sekolah tersebut masuk dalam
PENDIDIKAN
LABUHANBATU SELATAN Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Kotapinang memastikan proses penyelesaian kredit bermasalah, termasuk lela
EKONOMI
MEDAN Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, berdampak terhadap aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Kualan
NASIONAL
KARO Ratusan warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengungsi akibat aktivitas erupsi Gunung S
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima penghargaan dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Aceh sebagai
NASIONAL
BINJAI Calon Kader Cabang Pemuda Pancasila Binjai Selatan membagikan ratusan nasi kotak kepada masyarakat dan pengendara yang melintas d
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan mantan Staf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Syai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, mempertanyakan lambannya pengun
HUKUM DAN KRIMINAL