BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Mau Ajukan KUR BCA Rp100 Juta? Ini Syarat, Cara Pengajuan, dan Simulasi Angsurannya

Adelia Syafitri - Selasa, 11 Agustus 2026 07:36 WIB
Mau Ajukan KUR BCA Rp100 Juta? Ini Syarat, Cara Pengajuan, dan Simulasi Angsurannya
BCA. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha.

Program KUR merupakan pembiayaan yang diberikan kepada pelaku usaha dengan dukungan pemerintah melalui lembaga perbankan.

Salah satu bank yang menyalurkan KUR adalah BCA.

Baca Juga:

Bagi calon debitur yang berencana mengajukan pinjaman, mengetahui simulasi angsuran menjadi hal penting.

Dengan begitu, pelaku usaha dapat memperkirakan kemampuan membayar cicilan setiap bulan sebelum mengajukan pinjaman.

Untuk plafon Rp100 juta, tenor yang tersedia dapat menjadi pertimbangan, mulai dari 1 tahun hingga 5 tahun.

Semakin panjang tenor, cicilan bulanan umumnya semakin ringan, tetapi total pembayaran selama masa pinjaman dapat menjadi lebih besar.

Syarat Pengajuan KUR BCA 2026

Sebelum mengajukan KUR, calon debitur perlu memastikan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan bank.

Beberapa syarat yang tercantum dalam informasi KUR BCA antara lain:

- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah untuk nasabah perorangan.
- Memiliki e-KTP.
- Nasabah perorangan atau badan usaha.
- Memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan.
- Tidak sedang memiliki KUR berjalan di bank lain.
- Tidak pernah menerima fasilitas kredit di bank lain.

Persyaratan tersebut tetap perlu dikonfirmasi kembali kepada BCA karena ketentuan pengajuan dan dokumen dapat berubah sesuai kebijakan yang berlaku.

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Selain memenuhi persyaratan umum, calon debitur perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung.

Dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:

- e-KTP calon debitur dan pasangan.
- NPWP untuk pengajuan di atas Rp50 juta.
- Kartu Keluarga (KK).
- Surat Keterangan Usaha atau Nomor Induk Berusaha (NIB).
- BPJS Ketenagakerjaan untuk pengajuan KUR Kecil.

Kelengkapan dokumen menjadi salah satu bagian penting dalam proses evaluasi pengajuan kredit.

Cara Pengajuan KUR BCA 2026

Pengajuan KUR BCA dapat dilakukan melalui kanal yang disediakan BCA.

Calon debitur dapat memilih pengajuan secara online maupun mendatangi kantor cabang.

Pengajuan secara online

Calon debitur dapat mengikuti langkah berikut:

- Membuka laman resmi BCA untuk produk Kredit Usaha Rakyat.
- Memilih menu Ajukan Sekarang.
- Mengisi nomor telepon.
- Menyiapkan dokumen persyaratan.
- Mengisi formulir pengajuan hingga selesai.
- Menunggu proses evaluasi dari BCA.
- Pengajuan melalui kantor cabang

Untuk pengajuan secara langsung, calon debitur dapat mendatangi kantor cabang BCA dan menyampaikan keperluan pengajuan KUR kepada petugas.

Setelah itu, calon debitur perlu menyiapkan dokumen persyaratan dan mengikuti proses pengisian formulir melalui webform BCA.

Petugas BCA dapat membantu proses pengisian formulir. Selanjutnya, bank akan melakukan evaluasi terhadap kelayakan usaha serta dokumen yang diajukan.

Jika pengajuan disetujui, dana KUR akan dicairkan ke rekening debitur sesuai ketentuan yang berlaku.

Simulasi Angsuran KUR BCA Rp100 Juta

Untuk memberikan gambaran, berikut simulasi sederhana pinjaman Rp100 juta dengan asumsi bunga efektif 6 persen per tahun.

12 bulan: Rp8.606.400/per bulan
24 bulan: Rp4.431.300/per bulan
36 bulan: Rp3.042.200/per bulan
48 bulan: Rp2.348.000/per bulan
60 bulan: Rp1.933.300/per bulan

Angka tersebut merupakan simulasi, bukan angka angsuran resmi yang mengikat.

Besaran cicilan sebenarnya dapat berbeda berdasarkan jenis KUR, suku bunga, skema pembiayaan, biaya, serta hasil penilaian BCA terhadap calon debitur.

Karena itu, calon peminjam sebaiknya meminta simulasi resmi dari BCA sebelum menandatangani perjanjian kredit.

Pelaku UMKM sebaiknya tidak hanya melihat besarnya plafon yang dapat diperoleh.

Kemampuan membayar cicilan juga perlu diperhitungkan dengan mempertimbangkan omzet, keuntungan usaha, kebutuhan operasional, serta kemungkinan penurunan pendapatan.

Tenor yang lebih panjang memang dapat membuat cicilan bulanan lebih rendah.

Namun, calon debitur tetap perlu memperhitungkan total kewajiban selama masa kredit.

Dengan mengetahui syarat, dokumen, prosedur pengajuan, dan simulasi angsuran sejak awal, pelaku UMKM dapat menentukan jumlah pinjaman dan tenor yang lebih sesuai dengan kemampuan keuangan usahanya.* (di/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Di Huntara Aceh Tamiang, Penyintas Bencana Rajut Kembali Kehidupan yang Sempat Hilang
BRIN Siapkan Smart Bioplastic hingga AI untuk Amankan Program MBG
Perpres Ojol Dikebut, Pemerintah Targetkan Rampung Sebelum 17 Agustus
Ojol Diwacanakan Jadi UMKM, Pemerintah Ungkap Segudang Keuntungannya
Butuh Modal Usaha? KUR BNI 2026 Rp100 Juta, Cicilan 5 Tahun Mulai Rp1,93 Juta per Bulan
1.700 Pelari Ramaikan Lilawangsa Run 2026 di Lhokseumawe, Atlet Nias Taklukkan Pelari Kenya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru