BREAKING NEWS
Minggu, 23 Agustus 2026

BPS Tegaskan Desil DTSEN Bukan Patokan Mutlak Kaya atau Miskin, Ini Penjelasannya

Administrator - Minggu, 23 Agustus 2026 09:36 WIB
BPS Tegaskan Desil DTSEN Bukan Patokan Mutlak Kaya atau Miskin, Ini Penjelasannya
Ilustrasi - Penerima Bansos. (foto: Dok. KemenPANRB)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dengan demikian, desil bukan daftar otomatis penerima bantuan atau program pemerintah.

Penggunaan informasi desil harus dilihat berdasarkan konteks program yang bersangkutan.

BPS mengatakan pemutakhiran data perlu terus dilakukan karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah.

Pemutakhiran DTSEN dilakukan melalui berbagai sumber, seperti data administrasi, hasil sensus dan survei, pemutakhiran oleh kementerian/lembaga serta pemerintah daerah, pengecekan lapangan atau ground check, dan informasi yang disampaikan masyarakat melalui kanal yang tersedia.

Per 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencakup 290,13 juta record individu dan 95,98 juta record keluarga.

Data tersebut terus diperbarui agar dapat semakin menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat terkini.

DTSEN kini menjadi salah satu rujukan bersama pemerintah dalam perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program.

Pemanfaatan DTSEN diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

BPS bertugas menyusun dan mengelola DTSEN.

Sementara kementerian/lembaga serta pemerintah daerah berperan sesuai tugas dan kewenangannya, termasuk sebagai penyedia sumber data dan pendukung pemutakhiran.

DTSEN sebelumnya dibangun dengan mengintegrasikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), dan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).

Data tersebut kemudian diperkaya dengan berbagai data administratif dan disinkronkan secara berkala dengan data kependudukan yang dikelola Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa, Kerugian Negara Rp14,32 Miliar
Ratusan Warga Bojonegoro Berdoa untuk Prabowo dan Keutuhan NKRI, Harap Program Pemerintah Bermanfaat bagi Masyarakat
885 Ribu Liter BBM Subsidi di Aceh Diduga Disalahgunakan Setiap Hari, Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun
Cegah Karhutla, Prabowo Siapkan Alat Berat untuk Buka Lahan Tanpa Bakar
Yang Berbahaya Bukan Benderanya
Butuh Modal Usaha? Ini Syarat dan Simulasi KUR BCA 2026 hingga Rp100 Juta
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru