Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dalam kunjungan tersebut, Ferry melihat langsung proses usaha dan berdialog dengan pengurus koperasi.
Koperasi Nira Kamukten menjadi salah satu contoh pengembangan potensi lokal yang mampu menembus pasar internasional.
Koperasi tersebut telah mengekspor produk olahan nira kelapa berupa gula semut ke Jerman.
Ferry mengapresiasi capaian tersebut.
Menurut dia, keberhasilan itu menunjukkan produk koperasi di daerah memiliki peluang untuk masuk ke pasar global apabila memenuhi standar yang dibutuhkan.
"Koperasi ini sudah berhasil ekspor ke Jerman beberapa waktu yang lalu dan telah divalidasi oleh lembaga Fairtrade dari Inggris. Standar yang memadai ini sangat memungkinkan Koperasi Nira Kamukten untuk terus memperluas akses pasarnya ke berbagai negara lain dengan meningkatkan kapasitas produksi," ujar Menkop.
Keberhasilan Koperasi Nira Kamukten menembus pasar Jerman menunjukkan potensi produk berbasis sumber daya lokal untuk bersaing di pasar internasional.
Namun, perluasan pasar membutuhkan konsistensi kualitas, pemenuhan standar produk, serta peningkatan kapasitas produksi.
Kementerian Koperasi mendorong koperasi agar tidak hanya berorientasi pada penguatan usaha di tingkat lokal, tetapi juga meningkatkan daya saing sehingga produk yang dihasilkan mampu menjangkau pasar internasional.
Percepatan operasional KDKMP di Banjarnegara diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem koperasi sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi desa.
Dengan dukungan pemerintah daerah, pengurus koperasi, dan manajer profesional, KDKMP diharapkan segera memasuki tahap operasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.