BREAKING NEWS
Senin, 12 Oktober 2026

Kabar Baik untuk Warga Medan! Harga Cabai Merah Turun Jadi Rp55 Ribu, Ayam Potong Rp35 Ribu per Kg

Abyadi Siregar - Senin, 12 Oktober 2026 16:42 WIB
Kabar Baik untuk Warga Medan! Harga Cabai Merah Turun Jadi Rp55 Ribu, Ayam Potong Rp35 Ribu per Kg
Pasar Simpang Limun Medan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara melakukan intervensi harga cabai merah dan daging ayam potong untuk menekan kenaikan harga bahan pangan di pasaran.

Melalui pasokan langsung dari petani dan peternak, harga cabai merah di sejumlah pasar turun dari Rp70.000–Rp80.000 menjadi Rp55.000 per kilogram.

Sementara harga daging ayam potong turun dari Rp40.000–Rp50.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Baca Juga:

Intervensi tersebut dilakukan di sejumlah pasar di Kota Medan dan wilayah sekitarnya.

Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta mempertahankan daya beli masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumatera Utara, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, mengatakan intervensi dilakukan sebagai respons atas kenaikan harga cabai merah dan daging ayam potong.

"Hari ini, TPID Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan intervensi harga cabai merah dan daging ayam sekaligus memantau perkembangan harga bahan pokok penting lainnya di sejumlah pasar di Kota Medan," jelas Dedi, saat diwawancarai, usai Sidak di Pasar Sukaramai, Medan, (12/10/2026).

Menurut Dedi, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi dan lembaga, yakni Disperindag ESDM Sumut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa (PD AIJ) Sumut, Bank Indonesia, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut.

Pasar yang menjadi lokasi intervensi meliputi Pasar Sukaramai, Pasar Palapa atau Brayan, Pasar Petisah, Pasar Sei Sikambing, Pasar Delitua, Pasar Tanjung Morawa, dan Pasar Kampung Lalang.

Dedi menegaskan, pemantauan harga dan evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan intervensi memberikan dampak nyata terhadap stabilitas harga pangan di Sumatera Utara.

"Kami akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar intervensi ini tepat sasaran serta memberikan dampak nyata terhadap stabilisasi harga pangan dan pengendalian inflasi di Sumatera Utara," katanya.

Pemantauan harga bahan pokok juga akan berlanjut menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), terutama Natal dan Tahun Baru pada Desember mendatang.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Medan Siaga Banjir, BPBD Kerahkan 53 Personel Antisipasi Hujan Ekstrem
Ketua BTN PSSI Sebut Bobby Nasution Satu-satunya Gubernur Peduli Sepakbola Usia Muda
Inflasi Indonesia Naik Jadi 3,28 Persen, Pemko Medan Diminta Waspadai Harga Pangan
Rico Waas Ubah Strategi Atasi Kemiskinan di Medan, Tak Cukup Hanya Beri Bansos
Rico Waas Bangun Block Petisah, 200 UMKM Disiapkan untuk Hidupkan Kembali Pasar Legendaris Medan
Viral Tarif Parkir CFN Medan Naik, Rico Waas Ancam Oknum Dishub: Kalau Bermain-main, Kita Pecat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru