BMPS Aceh Apresiasi Program Revitalisasi 2.891 Satuan Pendidikan Era Presiden Prabowo Subianto
BANDA ACEH Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Aceh, Dr. Tgk. H. Iskandar Muda Hasibuan, mengapresiasi Presiden Prabow
PENDIDIKAN
JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan mengalami penurunan pada Senin, 19 Oktober 2026.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang tercatat pukul 09.00 WIB, penurunan terjadi pada berbagai jenis beras, bawang, cabai, daging ayam, telur, daging sapi, gula pasir, hingga minyak goreng kemasan.
Penurunan paling mencolok terlihat pada harga cabai rawit hijau yang turun Rp38.850 menjadi Rp40.000 per kilogram.Baca Juga:
Harga cabai rawit merah juga merosot Rp40.250 menjadi Rp65.000 per kilogram.
Sementara itu, tidak semua komoditas mengalami penurunan.
Harga beras kualitas bawah I naik Rp100 menjadi Rp15.000 per kilogram. Minyak goreng curah juga naik Rp100 menjadi Rp20.500 per kilogram.
Data PIHPS menunjukkan harga beras bergerak berbeda-beda berdasarkan kualitasnya.
Beras kualitas bawah I naik 0,67 persen atau Rp100 menjadi Rp15.000 per kilogram.
Sebaliknya, beras kualitas bawah II turun 8,16 persen atau Rp1.200 menjadi Rp13.500 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium I, harga turun 4,82 persen atau Rp800 menjadi Rp15.800 per kilogram.
Beras medium II juga turun 7,90 persen atau Rp1.300 menjadi Rp15.150 per kilogram.
Penurunan turut terjadi pada beras kualitas super I sebesar 8,08 persen atau Rp1.450 menjadi Rp16.500 per kilogram.
Adapun beras super II turun 7,78 persen atau Rp1.350 menjadi Rp16.000 per kilogram.
Perbedaan harga tersebut menunjukkan bahwa konsumen perlu memperhatikan jenis dan kualitas beras saat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Harga bawang merah dan bawang putih ukuran sedang sama-sama mengalami penurunan.
Bawang merah turun 18,92 persen atau Rp7.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang putih ukuran sedang turun 27,55 persen atau Rp10.650 menjadi Rp28.000 per kilogram.
Penurunan harga kedua komoditas ini dapat menjadi kabar baik bagi rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner yang menggunakan bawang sebagai bahan utama memasak.
Harga cabai mencatatkan penurunan cukup tajam pada perdagangan Senin pagi.
Cabai merah besar turun 39,02 persen atau Rp28.800 menjadi Rp45.000 per kilogram.
Namun, harga cabai merah keriting hanya turun 0,96 persen atau Rp850 menjadi Rp87.500 per kilogram.
Penurunan lebih besar terjadi pada kelompok cabai rawit.
Harga cabai rawit hijau turun 49,27 persen atau Rp38.850 menjadi Rp40.000 per kilogram.
Sementara cabai rawit merah turun 38,27 persen atau Rp40.250 menjadi Rp65.000 per kilogram.
Pergerakan harga cabai menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat karena komoditas ini banyak digunakan dalam kebutuhan memasak sehari-hari.
Penurunan juga terjadi pada sejumlah bahan pangan sumber protein.
Harga daging ayam ras segar turun 6,67 persen atau Rp2.750 menjadi Rp38.500 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar turun 15,82 persen atau Rp4.700 menjadi Rp25.000 per kilogram.
Untuk daging sapi, harga kualitas 1 turun 8,23 persen atau Rp12.550 menjadi Rp140.000 per kilogram.
Adapun daging sapi kualitas 2 turun 9,38 persen atau Rp13.450 menjadi Rp130.000 per kilogram.
Penurunan harga sejumlah bahan pangan tersebut berpotensi membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga.
Namun, harga yang dibayarkan konsumen di pasar dapat berbeda bergantung pada daerah, pedagang, dan kualitas barang.
Harga gula pasir kualitas premium turun 7,09 persen atau Rp1.450 menjadi Rp19.000 per kilogram.
Gula pasir lokal juga turun 6,49 persen atau Rp1.250 menjadi Rp18.000 per kilogram.
Sementara itu, pergerakan harga minyak goreng tidak seragam.
Minyak goreng curah naik 0,49 persen atau Rp100 menjadi Rp20.500 per kilogram.
Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 turun 9,65 persen atau Rp2.350 menjadi Rp22.000 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 2 juga turun 13,14 persen atau Rp3.100 menjadi Rp20.500 per kilogram.
Data PIHPS ini memberikan gambaran pergerakan harga sejumlah bahan pangan pada Senin pagi, 19 Oktober 2026.
Masyarakat tetap perlu memeriksa harga di pasar setempat sebelum berbelanja karena perubahan harga dapat berbeda di setiap wilayah.* (bb/ad)
BANDA ACEH Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Aceh, Dr. Tgk. H. Iskandar Muda Hasibuan, mengapresiasi Presiden Prabow
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Pemerintah Indonesia memulangkan seekor orangutan Sumatera bernama Hira dari India setelah menjadi korban perdagangan ilegal
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang menghubungkan MedanSipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kembali bi
PERISTIWA
DELI SERDANG Polisi menggerebek dua barak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkoba di kawasan Jermal 12, Desa Manunggal, Kecamata
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Aceh menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke75 Humas
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima penghargaan dari Komisi Informasi (KI) Sumatera
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meraih penghargaan Achievement Person dalam ajang Komisi Informasi (KI) Sumatera Utara Awar
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengembalikan Rp 191,79 miliar ke kas negara melalui pemulihan aset hingga semester I
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Singapura mengancam akan mengambil langkah hukum terhadap 10 perusahaan di Indonesia yang mendapat pemberitahuan terkai
INTERNASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku mengikuti rapat penguatan dan penjelasan pelaksanaan asesmen calon peser
NASIONAL