RUU HAM Larang Anggota dan Purnawirawan TNI-Polri Jadi Komisioner Komnas HAM
BANDUNG Pemerintah mengusulkan ketentuan baru dalam Rancangan UndangUndang Hak Asasi Manusia (RUU HAM) yang melarang anggota maupun pur
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Ustadz Derry Sulaiman turut buka suara terkait video kontroversial berjudul 'Kompilasi Gibah dan Fitnah Maia Estianty' yang diunggah Ahmad Dhani di kanal YouTube-nya pada 2 Juli 2025 lalu. Tak hanya itu, Dhani kembali mengunggah 'Fitnah Maia Part 2' yang kali ini memuat rumor soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Sebagai sahabat dekat, Derry mengaku sudah mengingatkan Ahmad Dhani agar berhenti mengunggah konten yang menyerang mantan istrinya, Maia Estianty. Ia menilai langkah Dhani tersebut justru akan memperkeruh suasana dan merugikan semua pihak.
"Saya dan Ustadz Abdullah, guru spiritual Dhani di Malang sudah bilang ke dia, 'Cukup dan sudahi saja.' Tapi Mas Dhani sudah melangkah, dan dia merasa harus menyelesaikan misinya," ujar Ustadz Derry Sulaiman, dikutip dari Intens Investigasi, Senin (7/7/2025).
Menurut Derry, ia memahami bahwa tindakan Dhani dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk membela dua anaknya dari Mulan Jameela. Namun begitu, Derry menegaskan bahwa cara yang dipilih Dhani kurang tepat.
"Mungkin karena saking cintanya dia sama anak-anaknya, jadi dibuatlah video itu. Tapi tetap, caranya menurut saya tidak elok," tambahnya.
Penceramah 46 tahun itu juga mengaku penasaran dengan akhir dari konflik antara Dhani dan Maia yang tak kunjung reda. Menurutnya, solusi terbaik adalah keduanya sepakat untuk berhenti membahas masalah pribadi mereka di media sosial.
"Masalah ini hanya akan selesai kalau Mas Dhani dan Bunda Maia sepakat tidak lagi membahas masalah mereka di publik. Berhentilah membahas ini di media sosial," tandas Derry.
Sebelumnya, video 'Fitnah Maia Part 2' memicu gelombang reaksi dari netizen. Banyak pihak menilai, serangan terbuka Ahmad Dhani terhadap Maia hanya memperburuk citranya di mata publik, sementara Maia Estianty justru mendapat lebih banyak simpati.*
(oz/j006)
BANDUNG Pemerintah mengusulkan ketentuan baru dalam Rancangan UndangUndang Hak Asasi Manusia (RUU HAM) yang melarang anggota maupun pur
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak membuka opsi pember
KESEHATAN
SAMARINDA Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas&039ud, merespons tuntutan massa aksi yang mendesaknya mundur dari jabatan saat demonstra
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menanggapi rencana penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Da
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperluas kerja sama bilateral dengan Jepang dalam bidang peningkatan kualitas sumber daya
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten Simalungun resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Qur&039an (MTQ) Ke52 Tingkat Kabupaten Tahun 2026 di Lapan
PEMERINTAHAN
MEDAN Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) I Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Universitas Terbuka (PW IKA UT) Medan Sumatera Utara Tahun
NASIONAL
SIMALUNGUN Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Ta
PEMERINTAHAN
JAKARTA Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin serah terima jabatan sejumlah pejabat strategis di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung terus mendalami dugaan korupsi dalam tata niaga ekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah periode 2022
HUKUM DAN KRIMINAL