Rupiah Tembus Rp17.500, Prabowo Lontarkan Candaan soal “Senyum Purbaya”
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat hingga menembus level Rp17.500 terhadap rupiah. Menanggapi kondisi tersebut
EKONOMI
JAKARTA -Nama pendakwah Gus Miftah kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video lawasnya viral di media sosial. Dalam video tersebut, Gus Miftah tampak melontarkan candaan yang dinilai merendahkan seniman senior Yati Pesek. Video itu diambil sekitar dua tahun lalu saat keduanya berada di atas panggung dalam sebuah acara.
Dalam potongan video yang viral, Gus Miftah menyebut Yati Pesek dengan kalimat yang tidak pantas.
“Ini tadi lagunya berjudul Bajing Loncat. Bajingannya saya ajak naik,” ujar Gus Miftah dalam bahasa Jawa saat meminta Yati Pesek naik ke panggung.
Candaan lainnya yang dianggap tidak pantas juga diucapkan oleh Gus Miftah. “Saya bersyukur Bude Yati jelek, makanya jadi sinden. Kalau cantik jadi pe*r,” ucapnya di hadapan Yati Pesek, disambut tawa hadirin di lokasi.
Menanggapi viralnya video tersebut, aktor sekaligus presenter Erick Estrada, yang memiliki hubungan dekat dengan Yati Pesek, mengungkapkan perasaannya lewat unggahan di Instagram. Erick mengaku sakit hati mendengar ucapan Gus Miftah terhadap Yati Pesek.
Dalam unggahan tersebut, Erick memperdengarkan voice note dari Yati Pesek yang mengungkapkan perasaan sakit hati atas candaan tersebut.
“Aku cuma diam saja, meski sebenarnya hatiku sakit sekali. Aku dari kecil udah jadi seniman sampai sekarang (tua),” kata Yati Pesek dalam voice note yang dikutip Sabtu (7/12).
“Aku dimanapun diajarkan budi pekerti dan tata krama yang baik. Tapi kok aku sama Miftah dikata-katain seperti itu. Disebut bajn, disebut per. Salahku apa?” tambahnya.
Viralnya video ini memicu kecaman dari masyarakat yang menganggap candaan tersebut tidak menghargai seorang seniman senior. Erick Estrada secara langsung meminta Gus Miftah untuk segera meminta maaf kepada Yati Pesek atas pernyataannya.
“Sebagai orang yang sudah dianggap ibu, saya sangat kecewa. Ini harus menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi candaan seperti ini di masa depan,” ujar Erick.
Ini bukan pertama kalinya Gus Miftah menjadi perbincangan. Sebelumnya, ia juga menuai kritik atas komentarnya terhadap seorang pedagang es teh yang berujung pada pengunduran dirinya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama.
Hingga berita ini diturunkan, Gus Miftah belum memberikan tanggapan resmi terkait video lawas tersebut. Publik menantikan klarifikasi dan langkah selanjutnya dari pihak terkait untuk meredakan polemik yang tengah bergulir.
(N/014)
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat hingga menembus level Rp17.500 terhadap rupiah. Menanggapi kondisi tersebut
EKONOMI
MEDAN Harga Minyakita di Kota Medan melonjak hingga menembus Rp22.000 per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapk
EKONOMI
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan adanya makna khusus di balik angka 1.061 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dire
NASIONAL
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam acara tasy
POLITIK
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengklaim bahwa gaji hakim di Indonesia saat ini telah melampaui sejumlah negara di kawasan Asia Te
POLITIK
NGANJUK Presiden RI Prabowo Subianto mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menghadapi sejumlah persoalan dalam pelaksanaanny
PEMERINTAHAN
NGANJUK Presiden RI Prabowo Presiden RI PrabowoSubianto menyoroti dampak ekonomi dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diklaim ma
EKONOMI
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto meminta generasi muda tidak menilai hasil pembangunan secara jangka pendek, melainkan melihat dampakny
NASIONAL
NGANJUK Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya siap bertanggung jawab penuh apabila masih ada masyarakat Indonesia yang meng
NASIONAL
NGANJUK Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan pembangunan dan operasional 30 ribu Koperasi Desa/Keluraha
PEMERINTAHAN