“Narkoba Mudah Didapat Seperti Kacang Goreng”? Rutan Salemba Luruskan Klaim Ammar Zoni
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Penyanyi sekaligus presenter senior Soimah Pancawati tengah menjadi sorotan publik setelah pernyataannya dalam sebuah podcast viral dan menimbulkan beragam respons warganet.
Pada Sabtu (16/8/2025), nama Soimah masuk jajaran trending topic di platform X, dengan lebih dari 5.000 unggahan yang membahas dirinya.
Pernyataan yang memicu perhatian publik tersebut muncul saat Soimah menjadi bintang tamu dalam podcast Raditya Dika yang tayang pada 14 Agustus 2025 dengan judul "Hasil Didikan Ibu Soimah".
Dalam podcast itu, perempuan asal Pati ini mengungkap bahwa dirinya memperlakukan pacar anak-anaknya secara tegas dan keras di awal perkenalan.
"Justru awal-awal aku ospek pacarnya (anak), maksudnya dengan mulutku ini pokoknya aku ospek, awal-awal dia nangis," ungkap Soimah dalam tayangan yang telah ditonton lebih dari 800 ribu kali.
Soimah juga mengaku bahwa dirinya sengaja bersikap keras untuk menunjukkan sisi "terburuk" di awal, dengan tujuan agar calon pasangan anaknya bisa lebih siap secara mental jika ingin masuk ke dalam lingkungan keluarganya.
Cuplikan video pengakuan Soimah tersebut menjadi viral di berbagai platform sosial media dan menimbulkan berbagai tanggapan.
Sejumlah warganet mengkritik pendekatan Soimah yang dianggap terlalu keras dan bisa berdampak negatif secara psikologis, terutama terhadap remaja yang masih belajar membangun relasi.
Beberapa komentar menyayangkan cara komunikasi tersebut:
- "Sedih banget, masih pacar sudah dimaki. Lalu yang minta maaf malah pacarnya, bukan Soimah?"
- "Kalau anaknya laki-laki harus siap juga dimaki calon mertuanya ya? Fair dong."
- "Nerusin trauma didikan keras ke orang lain bukanlah solusi."
JAKARTA Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo, membantah pernyataan Ammar Zoni dalam pleidoi pribadinya yang menyebut nar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai pekan depan akan melaksanakan pemeriksaan maraton terhadap penyelenggara ibadah haji kh
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dalam rangka mempersiapkan supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Binjai menggelar kegiatan p
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Sekretaris Daerah (Sekdako) Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., bersama Kepala Bada
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemanfaatan kayu ha
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Hinca Panjaitan dari Fraksi Demokrat, menyuarakan kemarahan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ka
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Waas, mengeluarkan ultimatum kepada camat dan petugas kewilayahan terkait potensi penyalahgunaan Program Kel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Rapat Komisi III DPR bersama Kejaksaan Negeri Karo menyoroti penanganan perkara Nomor 171/Pid.SusTPK/2025/PN Mdn atas nama Amsa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aksi heroik nelayan asal Indonesia, Sugianto, yang menyelamatkan sejumlah lansia saat kebakaran hutan di Korea Selatan mendapat
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan mantan Staf Khusus Menteri Agama, Isfan Abidal Aziz alias Gus Alex, s
HUKUM DAN KRIMINAL