BREAKING NEWS
Kamis, 09 Juli 2026

Air Terjun Sitapigagan di Samosir: Surga Tersembunyi yang Viral di Media Sosial, Pengunjung Dilarang Memakai Baju Merah

Abyadi Siregar - Kamis, 09 Juli 2026 15:32 WIB
Air Terjun Sitapigagan di Samosir: Surga Tersembunyi yang Viral di Media Sosial, Pengunjung Dilarang Memakai Baju Merah
Air Terjun Sitapigagan di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SAMOSIR Air Terjun Sitapigagan di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, menjadi salah satu destinasi wisata alam yang belakangan ramai dikunjungi wisatawan.

Keindahan air terjun yang berada di antara tebing batu menjulang tinggi menjadi daya tarik utama, terlebih setelah lokasi ini viral di media sosial.

Dari Pangururan, lokasi Air Terjun Sitapigagan dapat ditempuh sekitar 45 menit menggunakan sepeda motor.

Baca Juga:

Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi panorama perbukitan yang mengelilingi kawasan Danau Toba.

Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disambut aliran air yang jatuh dari ketinggian belasan meter.

Debit air yang cukup besar menghantam bebatuan di dasar lembah, menghasilkan suara gemuruh yang berpadu dengan suasana alam yang masih asri.

Percikan air yang terbawa angin memberikan kesejukan bagi wisatawan yang datang setelah menempuh perjalanan menuju lokasi.

Di balik pesona alamnya, Air Terjun Sitapigagan juga dikenal memiliki sejumlah pantangan yang dipercaya oleh masyarakat setempat.

Informasi mengenai pantangan tersebut dipasang di gerbang masuk kawasan wisata sebagai pengingat bagi para pengunjung.

Beberapa pantangan yang disebutkan antara lain tidak menggunakan pakaian berwarna merah, melapor apabila baru mengonsumsi daging anjing atau babi, serta bagi perempuan yang sedang menstruasi juga diharapkan melapor sebelum memasuki kawasan air terjun.

Seorang penjaga kawasan wisata mengatakan aturan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan masyarakat yang menganggap lokasi air terjun sebagai tempat yang sakral.

"Pantangan itu karena dianggap sakral ole masyarakat setempat. Banyak kejadian yang tetap pakai baju merah ke air terjun, kayak sakit atau kayak lihat 'sesuatu' di sekitar air terjun," ujar seorang penjaga air terjun.

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
JPU Sebut Eksepsi Terdakwa Korupsi Waterfront Pangururan Masuk Materi Pokok Perkara
Bobby Nasution Bangun SMK Pariwisata Berasrama di Samosir, Seluruh Biaya Ditanggung Pemprov Sumut
Sudah Tahukah Kamu? Ada Masjid di Medan Berusia Lebih dari 170 Tahun, Nomor 1 Lebih Megah dari Istana Sultan!
Liburan ke Medan? Jelajahi 7 Destinasi Wisata Favorit, dari Danau Toba hingga Berastagi
Libur Sekolah Makin Seru! Ini 7 Tempat Wisata Ramah Kantong dan Edukatif di Medan
Ritual Air Kehidupan Sambut Kunjungan PWI di Gunung Padang, Simbol Penghormatan terhadap Alam dan Sejarah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru