Presiden Prabowo Dikabarkan Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh
BANDA ACEH Presiden Prabowo Subianto dikabarkan memberhentikan M. Nasir dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh. Pemberhent
PEMERINTAHAN
MANGGARAI TIMUR — Relawan kemanusiaan sekaligus Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ahmad Zaki meninggal ketika berada di wilayah Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Minggu, 23 Agustus 2026.
Saat itu, dia bersama sejumlah relawan sedang menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa.Baca Juga:
Salah seorang rekan almarhum, Muhammad Rafki Razif Kiransyah dari Tim Hands Foundation, mengatakan dirinya telah enam hari bersama Ahmad Zaki dalam kegiatan penyaluran bantuan.
Menurut Rafki, selama menjalankan kegiatan kemanusiaan tersebut Ahmad Zaki terlihat sehat dan bersemangat.
Dia juga tidak pernah mengeluhkan sakit meski aktivitas penyaluran bantuan cukup padat.
"Selama kurang lebih enam hari gitu kita sama-sama. Dari hari Senin, kita bareng-bareng ngeliat almarhum itu eh semangat. Terus sehat, gak ada keluhan sakit apa-apa terus juga gak keliatan kayak orang sakit gitu," kata Rafki, Minggu, 23 Agustus 2026.
Rafki mengatakan aktivitas penyaluran bantuan dilakukan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari
. Ahmad Zaki bersama tim bahkan sempat bermalam di Masjid Raya Reo dan wilayah Ruteng.
Sebelum kejadian, Ahmad Zaki bersama Rafki dan anggota tim lainnya berencana mendistribusikan 30 paket bantuan ke Desa Satar Padut, Kabupaten Manggarai Timur, sekitar pukul 14.00.
Rafki dan Ahmad Zaki berada dalam satu mobil ketika perjalanan berlangsung.
Kondisi kemudian berubah saat mereka berbalik arah dari lokasi penyaluran terakhir untuk melakukan asesmen kebutuhan warga terdampak gempa.
Tak lama setelah kendaraan berjalan, Rafki mendengar Ahmad Zaki mengucapkan istigfar. Setelah itu, kondisi Ahmad Zaki tiba-tiba tidak sadarkan diri.
"Nah, gak lama dari kita muter balik dari tempat penyaluran terakhir sekitar 5 meter, beliau sempat berhenti. Terus yang kedengeran sama kita di mobil itu beliau istighfar, 'Astagfirullah' terus berhenti dan mulai gak sadarkan diri. Nah di situ kita juga kaget, panik," ungkap dia.
Melihat kondisi tersebut, tim relawan langsung berusaha memberikan pertolongan.
Ahmad Zaki kemudian dibawa ke posko kesehatan menggunakan mobil warga yang membantu evakuasi.
Sesampainya di posko medis, tim kesehatan langsung melakukan upaya penyelamatan. Namun, Ahmad Zaki akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 16.40.
"Alhamdulillah ada bantuan dari mobil warga di sana, bantu untuk mengantar ke posko kesehatan ke medis. Lalu sesampainya di medis, sama tim medis juga sudah dilakukan pengupayaan untuk menyadarkan kembali,''ujarnya.
Menurut Rafki, tim medis sempat melakukan CPR sebanyak tujuh siklus untuk memberikan pertolongan kepada Ahmad Zaki.
''Itu kalau tidak salah sudah dilakukan apa, CPR sebanyak tujuh kali siklus besar gitu untuk pompa jantungnya. Tapi Qodarullah almarhum tidak bisa diselamatkan gitu, memang sudah eh waktunya eh almarhum istirahat," lanjut Rafki.
Rafki mengatakan tim medis juga menemukan sejumlah obat pribadi di kantong Ahmad Zaki.
Salah satu obat yang disebut dokter merupakan obat untuk hipertensi.
"Dan sempat di cek juga di kantongnya itu ada obat-obat pribadi. Rafki kurang inget gitu detailnya obat apa aja, cuman yang kemarin disebut sama dokternya, 'Oh ini ada obat hipertensi' gitu," tambah dia.
Namun, Rafki menegaskan bahwa selama enam hari menjalankan kegiatan kemanusiaan bersama Ahmad Zaki, almarhum tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya.
Kepergian Ahmad Zaki meninggalkan duka bagi rekan-rekan sesama relawan.
Rafki mengaku sempat gemetar dan panik ketika melihat Ahmad Zaki tiba-tiba tidak sadarkan diri di dalam mobil.
''Karena di situ Rafki bener-bener panik, terus gemeter gitu di samping beliau banget dan gak bisa mikir apa-apa juga yang penting nyelamatin beliau sampai dengan posko medis aja. Karena bingung juga kondisi kita lagi penyaluran, lagi pendistribusian kayak gitu, eh tiba-tiba kejadian hal yang tidak diinginkan kayak gitu," pungkasnya.
Ahmad Zaki meninggal ketika tengah menjalankan kegiatan kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa NTT.
Kepergiannya menjadi duka bagi para relawan yang selama beberapa hari terakhir bersama-sama menyalurkan bantuan kepada warga.* (oz/ad)
BANDA ACEH Presiden Prabowo Subianto dikabarkan memberhentikan M. Nasir dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Aceh. Pemberhent
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Siti Ma&039rifah meminta Universitas Pertahan
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai PDI Perjuangan (PDIP) berpeluang membangun poros alternatif jika Prabowo
POLITIK
JAKARTA Pengaduan seorang aparatur sipil negara (ASN) yang selama enam bulan tak kunjung selesai akhirnya tuntas dalam waktu sekitar dua
NASIONAL
MOJOKERTO Kebakaran melanda bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timu
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Relawan kemanusiaan sekaligus Founder Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali, meninggal dunia saat menjalankan misi kemanu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai praktik korupsi di sektor pendidikan bukan sekadar pelanggaran hukum. Lembaga antiras
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 1,93 persen sepanjang perdagangan sepekan. IHSG ditutup pada level 6.525,690, naik
EKONOMI
BANDA ACEH Keputusan Presiden mengevaluasi kepemimpinan birokrasi di Aceh mendapat apresiasi dari pengamat kebijakan publik. Langkah ter
PEMERINTAHAN
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendesak pemerintah segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimanta
NASIONAL