Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan 32 Orang dan Lukai 700 Warga, La Guaira Jadi Zona Bencana
CARACAS Korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 32 o
INTERNASIONAL
JAKARTA –Uya Kuya baru-baru ini menjadi sorotan setelah sebuah video viral menunjukkan dirinya yang sedang merekam kejadian kebakaran di Altadena, Los Angeles, Amerika Serikat. Dalam video tersebut, Uya Kuya tampak sedang membuat konten, namun mendapat teguran keras dari seseorang yang mengaku sebagai pemilik rumah yang terkena dampak kebakaran. Hal ini memicu berbagai komentar di media sosial, dan Uya pun akhirnya memberikan klarifikasi.
Lewat pesan singkat, Uya mengungkapkan bahwa video tersebut diambil atas permintaan media di Indonesia untuk mendapatkan informasi tentang kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut. “Berhubung banyak video hoax dan AI tentang kebakaran. Itu lokasi gak jauh dari rumah salah satu WNI yang juga terbakar,” jelasnya.
Uya juga mengungkapkan bahwa di lokasi tersebut terdapat banyak polisi, FBI, dan National Guard yang berjaga. Dirinya tidak sendirian dalam merekam video tersebut, melainkan bersama puluhan orang lainnya yang juga diperbolehkan mengambil gambar selama berada di ruang publik dan tidak memasuki properti pribadi.
Namun, Uya mengakui bahwa dia dan rekannya ditegur oleh seorang yang mengaku sebagai pemilik rumah yang terdampak kebakaran. “Kita langsung stop rekaman dan menghapusnya,” katanya. Uya menegaskan bahwa video tersebut tidak pernah diunggah di platform media sosial seperti TikTok, Reels, atau YouTube. Video tersebut dibuat berdasarkan permintaan wartawan dan media Indonesia.
Meskipun sudah menghapus konten tersebut, Uya menanggapi bahwa pemilik rumah tersebut kemudian mengunggah video yang telah dipotong dan menyebarkan kesalahpahaman mengenai niat mereka. “Dari komentar yang di konten aslinya mereka mengira kita scammer yang berpura-pura jadi korban kebakaran untuk mengumpulkan donasi untuk kepentingan pribadi,” lanjutnya.
Uya pun mengucapkan permintaan maaf atas kejadian ini. “Mohon maaf atas kegaduhan dan kesalahan saya ini, semoga ini jadi pembelajaran buat kita,” tutupnya.
(N/014)
CARACAS Korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 32 o
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ma&03
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, didakwa menerima suap berupa uang tunai dan sebuah rumah dengan total n
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDUNG Polda Jawa Barat memastikan tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR, Taufik Hidayat, ditan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan keterlibatan masyarakat dalam pemilihan logo resmi Hari Ulang Tah
NASIONAL
BENER MERIAH Tim Subuh Keliling (SULING) Polres Bener Meriah kembali menggelar kegiatan Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat sebaga
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap strategi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku mengetahui pihakpihak yang
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, tidak layak menda
NASIONAL
GORONTALO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah negara saat ini mulai meminta pasokan komoditas pang
NASIONAL