Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
BANDA ACEH– Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) resmi menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Aceh melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA). Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan pendampingan psikologis bagi korban bencana, keluarga korban, hingga peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen.
Penandatanganan MoA berlangsung di Aula Rektorat Unmuha, Banda Aceh, Senin (29/6/2026), dan menjadi langkah lanjutan setelah kedua institusi sebelumnya melakukan penjajakan kerja sama.
Dekan Fakultas Psikologi Unmuha, Hanna Amalia, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengatakan kerja sama tersebut lahir dari kebutuhan nyata di lapangan terkait pentingnya layanan pendampingan psikologis bagi korban bencana maupun keluarganya.Baca Juga:
Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat berjalan sendiri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, sinergi dengan Basarnas Aceh menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Kerja sama ini menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kemampuan serta keahlian mahasiswa dan dosen, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Hanna.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Basarnas Aceh yang telah membuka ruang kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi kebencanaan.
Sementara itu, Kepala Basarnas Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, menegaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program nyata di lapangan.
"Kolaborasi ini menjadi jembatan yang menghubungkan teori akademik dengan praktik kemanusiaan di lapangan. Harapannya, kerja sama ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, M.A., turut mengapresiasi inisiatif Fakultas Psikologi yang dinilai responsif dalam membangun jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga.
Menurutnya, kolaborasi antara Unmuha dan Basarnas Aceh bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan langkah strategis dalam memadukan keilmuan psikologi dengan aksi kemanusiaan.
"Semoga kolaborasi ini membawa berkah dan manfaat yang luas bagi masyarakat Aceh," ujar Aslam.
Penandatanganan MoA dilakukan langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi Unmuha bersama Kepala Basarnas Aceh, disaksikan jajaran pimpinan universitas, perwakilan Basarnas Aceh, serta dipandu Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Kerja Sama Unmuha, Dr. Febyolla Presilawati, S.E., M.M.
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir d
POLITIK
JAKARTA Direktur Law Firm Pedang Keadilan & Partners Zuhri Saifudin menilai Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peluang untuk mendiskualif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai rangkaian perombakan pemerintahan Presiden Prabowo Su
POLITIK
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) diduga dikeroyok sejumlah pria di kawasan depan Kampus Universitas Suma
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan mengajak masyarakat melihat kembali hubungan manusia dengan dirinya sendiri, sesa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak memberikan tanggapan mengenai perkara yang mempersoal
NASIONAL
OlehWerdha CandratrilaksitaRESHUFFLE lazimnya menjadi cara seorang presiden memperkuat kendali terhadap pemerintahannya. Menteri yang dinil
OPINI