BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

Pemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis AI, Warga Cukup Akses Lewat WhatsApp

Abyadi Siregar - Jumat, 02 Oktober 2026 21:58 WIB
Pemko Medan Kembangkan Layanan Publik Berbasis AI, Warga Cukup Akses Lewat WhatsApp
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Medan Arrahmaan Pane saat menjadi narasumber talkshow “Literasi Digital dan Pemanfaatan AI” di Aula Universitas Harapan Medan, Jumat (2/10/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melalui WhatsApp.

Sistem tersebut akan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk memahami kebutuhan warga dan mengarahkan mereka ke layanan yang sesuai.

Pengembangan sistem ini dilakukan Pemko Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.

Baca Juga:

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Medan Arrahmaan Pane mengatakan, konsep pemerintahan digital tersebut dirancang dengan mengintegrasikan berbagai sistem pelayanan pemerintah.

Dengan begitu, masyarakat tidak perlu mengetahui perangkat daerah mana yang menangani suatu layanan.

"Konsep pemerintahan digital ini adalah penggabungan, integrasi seluruh aplikasi. Jadi warga tidak perlu lagi bertanya, kantor mana yang harus didatangi," kata Arrahmaan saat menjadi narasumber talkshow "Literasi Digital dan Pemanfaatan AI" di Aula Universitas Harapan Medan, Jumat (2/10/2026).

Talkshow tersebut merupakan kerja sama Pemko Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dengan Universitas Harapan Medan.

Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Acara dimoderatori Liza Novita dan turut dihadiri Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Universitas Harapan Medan, Assoc. Prof. Dr. Suginam, S.E., M.Ak.

Di hadapan mahasiswa baru, Arrahmaan menjelaskan masyarakat nantinya cukup menyampaikan pertanyaan atau kebutuhan layanan melalui WhatsApp.

Sistem berbasis AI akan membaca maksud pertanyaan tersebut.

Selanjutnya, AI mengarahkan warga ke jenis layanan yang sesuai, sementara proses administrasi dilakukan oleh sistem pemerintahan di belakangnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Refleksi Rido Hermawan: Ketika Manusia Terpisah dari Dirinya dan Alam
Reshuffle, Konsolidasi Prabowo-Jokowi
Ranking FIFA Indonesia Melesat! Naik ke 117 Dunia, Jadi Modal Hadapi Thailand di Final
Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Harapan Dunia Usaha Menuju 2027
1,69 Juta Warga Sumut Masuk Kategori Sangat Miskin
Asahan Usulkan Desa Hessa Perlompongan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah 2026, Ini Potensinya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru