Listrik Mati Total, Aktivitas Lumpuh dan Warga Resah Sepanjang Malam
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
BATU BARA -Pasar malam yang rutin diadakan di lapangan Lima Laras, Dusun II, Desa Lima Laras, Kecamatan Nibung Hangus, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah dugaan kuat adanya praktik judi bola gelinding mencuat ke publik. Meski berlokasi di bawah wilayah hukum Polsek Labuhan Ruku, Polres Batu Bara, kegiatan tersebut hingga kini belum tersentuh tindakan hukum yang tegas.
Keberadaan pasar malam yang seharusnya menjadi wadah berbagai aktivitas ekonomi dan budaya lokal, kini menjadi kontroversi akibat praktik yang disinyalir melanggar hukum. Berdasarkan pantauan Tim Pers Lintas Desa pada Minggu (16/06/2024), praktik perjudian dilakukan dengan modus menjual gelang seharga Rp 10.000 per buah. Para pengunjung yang membeli gelang tersebut berkesempatan untuk mengikuti permainan judi bola gelinding, dengan hadiah berupa rokok Sampoerna kotak kecil isi 12 batang, minyak makan, dan minuman kaleng siap saji.
Namun, dari hasil permainan tersebut, banyak pengunjung yang mengaku tidak mendapatkan hadiah sebagaimana yang diharapkan. Mayoritas hadiah yang diterima adalah rokok Sampoerna kecil, sementara pembeli gelang telah menghabiskan ratusan ribu rupiah.
“Para pemain tidak pernah mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan mereka. Pemasang taruhan jarang menang, kecuali jika yang memenangkan permainan adalah bandar sendiri,” ungkap salah seorang saksi yang enggan disebutkan identitasnya.
Menurut pengamatan lebih lanjut, kegiatan ini terus berlangsung secara berulang karena sebagian pengunjung merasa mendapatkan keuntungan dari permainan bola gelinding tersebut. Meskipun ada indikasi kuat praktik ilegal, penegakan hukum di lapangan masih terasa kurang efektif.
Kepolisian setempat belum memberikan komentar resmi terkait laporan ini. Namun, warga setempat berharap agar penegakan hukum segera ditingkatkan untuk mengakhiri praktik ilegal ini yang dapat merusak moral dan ketertiban masyarakat.
Permasalahan ini juga menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya penegakan hukum yang adil dan berkeadilan. Keberadaan pasar malam seharusnya menjadi sarana positif yang mendukung ekonomi lokal dan mempererat tali persaudaraan di antara warga, bukan menjadi panggung untuk praktik ilegal yang merugikan banyak pihak.
Dengan demikian, ke depannya diharapkan adanya tindakan tegas dari pihak berwenang untuk menegakkan supremasi hukum dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat terjaga dengan baik.
(N/014)
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
JAKARTA Tim hukum Troya (Tifa and Roy&039s Advocate) berencana melaporkan Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan ke pihak kepolisian.
NASIONAL
JAKARTA Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menegaskan bahwa misi kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti meski sembilan relawan war
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan saat krisis
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti kinerja sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya yang dinilai menyebabk
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap penyebab gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2
NASIONAL
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh memeriksa sebanyak 15 saksi terkait kasus kebakaran dan pengrusakan yang terjadi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMATRA UTARA Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Peristiwa yang terjadi se
PERISTIWA
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL