BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Maret 2026

Warga Jalan H Anif Kampung Kompak Tolak Ganti Rugi dan Digusur Dari Mafia Tanah

BITVonline.com - Selasa, 21 Mei 2024 02:52 WIB
Warga Jalan H Anif Kampung Kompak Tolak Ganti Rugi dan Digusur Dari Mafia Tanah
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Ratusan warga Kampung Kompak, yang terletak di Jalan H. Anif, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berunjuk rasa dengan penuh semangat menolak keras tawaran ganti rugi dari pengembang serta mengecam tindakan teror yang dilakukan oleh mafia tanah dan preman. Aksi damai ini dipimpin oleh Bambang Sumantri, yang dengan tegas menyatakan bahwa mereka akan mempertahankan tanah warisan mereka hingga titik darah penghabisan.

Bambang Sumantri, yang menjadi perwakilan warga Kampung Kompak, membantah berita yang beredar di beberapa media online yang menyebutkan bahwa warga telah menerima tawaran ganti rugi atau relokasi dari pihak pengembang. Dia menegaskan bahwa tidak ada satupun warga Kampung Kompak yang menghadiri pertemuan tersebut, dan bahwa yang hadir bukanlah bagian dari komunitas mereka. Warga Kampung Kompak bersatu dalam sikap menolak tawaran tersebut dan bersumpah untuk tidak menjual atau menyerahkan tanah mereka kepada siapapun.

M Nababan, seorang warga Kampung Kompak, juga mengungkapkan kekhawatiran atas teror yang masih dilakukan oleh para preman dan mafia tanah. Dia memohon kepada aparat penegak hukum, termasuk Presiden Republik Indonesia, Kapolri, Kapoldasu, Kapolrestabes Medan, Kapolsek Medan Tembung, PLT Gubernur Sumut, dan PLT Bupati Deli Serdang, agar memberikan perlindungan terhadap warga dari ancaman dan intimidasi yang terus berlangsung.

Selain menuntut perlindungan, warga Kampung Kompak juga meminta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kriminalitas tanah. Mereka menyoroti kasus seorang pelaku berinisial R yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Medan. Warga meminta agar pelaku tersebut segera ditangkap, sambil menyerukan penyelidikan menyeluruh terhadap serangkaian kejadian kekerasan dan penyerobotan tanah yang telah terjadi.

Aksi protes ini juga mencerminkan harapan warga Kampung Kompak akan keadilan. Mereka menyerukan agar kasus-kasus kekerasan dan penyerobotan tanah yang terjadi pada masa lalu diusut tuntas, dan para pelaku diadili sesuai dengan hukum yang berlaku. Warga menegaskan bahwa mereka tidak akan mundur dari perjuangan untuk mempertahankan tanah mereka, dan meminta dukungan serta perhatian dari pihak-pihak terkait.Foto yang menunjukkan warga Kampung Kompak yang berunjuk rasa dengan latar belakang Jalan H. Anif, menegaskan semangat dan kesatuan mereka dalam menolak ganti rugi dan menghadapi teror dari mafia tanah. Aksi ini merupakan bagian dari perjuangan mereka untuk keadilan dan hak atas tanah yang merupakan tempat tinggal dan mata pencaharian mereka selama puluhan tahun.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru