Wali Kota Medan: Rumah Anak SIGAP Harus Berjalan Berkelanjutan, Bukan Hanya Launching
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BOGOR -Dalam sebuah insiden yang menarik perhatian publik, seorang pria bernama Aang (35) mengakui kesalahannya karena melakukan pungutan liar (pungli) terhadap wisatawan di Curug Ciburial, Sentul Bogor, Jawa Barat. Kejadian tersebut menjadi viral setelah terekam dan tersebar luas di media sosial.
Kapolsek Sukamakmur, Iptu Supratman, memberikan informasi bahwa setelah diamankan, Aang telah memberikan surat pernyataan yang berisi komitmennya untuk tidak melakukan pungutan liar lagi. Tindakan ini menunjukkan bahwa Aang menyadari kesalahannya dan berjanji untuk memperbaiki perilakunya ke depan.
Dalam keterangan yang diberikan, Aang mengakui bahwa aksinya terjadi pada Rabu sekitar pukul 11.00 WIB, di mana setiap pengendara yang menuju Curug Ciburial dan Curug Cibaliung dimintai uang sebesar Rp 10 ribu. Hal ini dilakukan karena merasa memiliki lahan di sekitar lokasi tersebut.
Tindakan pungli ini menjadi perhatian serius, terutama karena mempengaruhi pengalaman wisatawan yang seharusnya bebas dari pemungutan liar semacam itu. Melalui pembinaan dan surat pernyataan komitmen yang diberikan kepada Aang, diharapkan agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dalam surat pernyataan tersebut, Aang juga menyatakan kesiapannya untuk berdiskusi dengan pihak pengelola wisata dan pemerintah desa terkait dengan status lahan yang menjadi sumber masalah. Ini menunjukkan langkah positif dalam menyelesaikan konflik tanah yang mungkin menjadi latar belakang dari tindakan pungli yang dilakukan.
Rekaman video yang juga menjadi bukti dari pernyataan Aang menunjukkan keseriusannya dalam mengakui kesalahannya di depan hukum dan masyarakat. Tindakan ini juga direspons dengan baik oleh pihak kepolisian yang segera bertindak untuk mengamankan pelaku dan menyelesaikan masalah dengan cara yang baik.
Kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik wisatawan maupun pengelola destinasi, untuk menghindari praktik pungutan liar yang merugikan semua pihak. Semoga dengan langkah-langkah yang diambil, kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggandeng Bank Mandiri dalam upaya memperkuat sinergi program pencegahan dan pember
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto yang pernah menyatakan akan mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme dinilai tengah mem
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah asosiasi petani hingga pelaku usaha kelapa sawit mengadukan anjloknya harga Tanda Buah Segar (TBS) kepada Wakil Menteri
PERTANIAN AGRIBISNIS
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai menilai praktik eksploitasi sumber daya alam di Papua bukanlah fenomena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiens
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) oleh aparatur sipil
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.
PEMERINTAHAN