Rupiah Menguat ke Rp17.963 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan Jumat (3/7/2026). Mata uang Garuda naik 32 poin atau sekitar 0,18 persen ke
EKONOMI
KENDARI -Keluarga seringkali menjadi tempat yang paling nyaman bagi sebagian besar dari kita, namun ada kisah yang menggelapkan suasana hangat keluarga. Kejadian tragis yang baru-baru ini terjadi di Kendari mengguncang batin banyak orang. Seorang menantu, Novi Damayanti alias ND, telah mengurai sebuah kisah kejam yang membuat kita terhenyak.
Dalam kesaksiannya yang menggetarkan, ND mengungkapkan motifnya yang kelam dalam pembunuhan ibu mertuanya sendiri, Mirna. Wanita berusia 24 tahun itu tidak hanya membunuh dengan cara yang sadis, namun juga melibatkan seorang pembunuh bayaran untuk mengakhiri nyawa sang ibu mertua. Kisah ini seperti plot dari sebuah film kejahatan yang mencekam.
Dendam yang dipendam dalam hati ND terungkap dalam kata-kata yang tajam. Ia mengaku tidak pernah dianggap oleh keluarga suaminya sejak pernikahannya, dan sakit hati itu menjadi bumerang bagi nyawa Mirna. Berencana untuk menyewa seorang eksekutor bayaran, ND bahkan membuat skenario pembegalan untuk mengelabui pihak berwenang. Namun, kejahatan ini tidak bisa disembunyikan selamanya.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko, mengungkapkan bahwa motif tersangka adalah dendam dan sakit hati karena campur tangan Mirna dalam urusan rumah tangga ND. Begitu banyak drama yang terjadi sebelum aksi keji itu terjadi. Pertemuan di ATM, makan bersama dengan CM yang menjadi eksekutor, hingga perjalanan belanja yang menyesatkan adalah bagian dari rencana keji itu.
Namun, kebusukan hati tidak bisa disembunyikan selamanya. Curiga timbul saat keterangan ND berubah-ubah, menggiring penyidik untuk mengungkap kebenaran di balik cerita palsu yang diarahkan untuk mengelabui pihak berwajib. Sekali lagi, kebenaran muncul dari balik kerumitan kebohongan.
Kisah pembunuhan Mirna oleh menantunya sendiri tidak hanya merenggut nyawa seorang ibu, tapi juga merusak kepercayaan dan kehangatan keluarga. Kejadian ini menunjukkan betapa kompleksnya sifat manusia dan bagaimana dendam yang dipendam dapat mengubah segalanya menjadi gelap. Semoga keadilan bisa ditegakkan dan keluarga yang tersisa bisa menemukan kedamaian di tengah kepedihan yang mendalam.
(N/014)
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan Jumat (3/7/2026). Mata uang Garuda naik 32 poin atau sekitar 0,18 persen ke
EKONOMI
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung Cadangan Beras Pemerintah (CBP)
EKONOMI
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan pembangunan Sekolah
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Kemunculan buih putih menyerupai bongkahan salju yang memenuhi aliran Sungai Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten D
PERISTIWA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan dengan penguatan signifikan. Pada penutupan sesi perdagang
EKONOMI
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali mengajukan permohonan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya untuk menggugat penetapan diriny
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi meluncurkan Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan kehid
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan (nakes) dan ten
NASIONAL
MEDAN Harta kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim menjadi sorotan setelah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komi
NASIONAL