Wali Kota Medan: Rumah Anak SIGAP Harus Berjalan Berkelanjutan, Bukan Hanya Launching
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Kasus pungutan liar (pungli) di Rutan KPK terus mengemuka dengan terungkapnya ‘paket’ layanan eksklusif yang ditawarkan para tersangka kepada para tahanan. Dalam konferensi pers di Gedung KPK, Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur, mengungkapkan modus operandi yang dilakukan oleh para tersangka, termasuk memberikan fasilitas khusus seperti percepatan masa isolasi dan bocoran informasi sidak kepada tahanan yang ‘menyetor duit’.
Menurut Asep, salah satu modus yang dilakukan oleh tersangka pungli adalah memberikan fasilitas eksklusif berupa percepatan masa isolasi kepada tahanan. “Masa isolasi itulah yang mereka tawarkan supaya bisa dipercepat, ini menjadi bargaining bagi mereka untuk mendapatkan sesuatu dari tahanan,” ujar Asep. Jumat (18/3/2024) Para tersangka juga menawarkan fasilitas lain seperti handphone dan power bank kepada tahanan di dalam Rutan. Lebih lanjut, mereka bahkan membocorkan informasi tentang inspeksi mendadak (sidak) kepada para tahanan.
Namun demikian, Asep menegaskan bahwa KPK selalu melaksanakan sidak tanpa campur tangan dari pihak eksternal. “Oleh oknum ini sidaknya dibocorkan, jadi bukan sama sekali tidak ada upaya yang dilakukan oleh pihak KPK dalam hal ini biro umum,” ungkapnya.
Sebelumnya, KPK telah mengumumkan 15 orang tersangka dalam kasus ini, termasuk pegawai dan mantan pegawai di Rutan KPK. Mereka diduga terlibat dalam praktik pungli yang terstruktur sejak tahun 2019 hingga 2023, dengan besaran uang mencapai Rp 6,3 miliar.
Daftar 15 tersangka tersebut antara lain terdiri dari karutan, petugas rutan, serta beberapa pejabat cabang Rutan KPK. Mereka dijerat dengan berbagai pasal terkait tindak pidana pungli dan telah ditahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kasus pungli di Rutan KPK ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan keprihatinan akan integritas lembaga penegak hukum. Masyarakat menuntut agar proses penegakan hukum dilakukan dengan tegas dan transparan untuk memastikan keadilan bagi para korban serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.
Hasil penyelidikan dan penindakan lebih lanjut dari KPK diharapkan dapat memberikan sinyal kuat bahwa tindakan korupsi dan pungli tidak akan ditoleransi di lembaga manapun, termasuk di lingkungan penegak hukum yang seharusnya menjadi teladan dalam menjaga kejujuran dan integritas.
(K/09)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggandeng Bank Mandiri dalam upaya memperkuat sinergi program pencegahan dan pember
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto yang pernah menyatakan akan mengambil unsur terbaik dari sosialisme dan kapitalisme dinilai tengah mem
EKONOMI
JAKARTA Sejumlah asosiasi petani hingga pelaku usaha kelapa sawit mengadukan anjloknya harga Tanda Buah Segar (TBS) kepada Wakil Menteri
PERTANIAN AGRIBISNIS
LAOS Tim penyelamat gabungan Laos dan Thailand bersama sejumlah ahli internasional berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi tujuh warga d
INTERNASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Yorrys Raweyai menilai praktik eksploitasi sumber daya alam di Papua bukanlah fenomena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyatakan pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam melakukan efisiens
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) oleh aparatur sipil
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026.
PEMERINTAHAN