Khutbah Jumat di Aceh Besar: Muhasabah Diri dan Keluarga Jadi Bekal Menuju Akhirat
ACEH BESAR Umat Islam diajak untuk senantiasa melakukan muhasabah atau introspeksi diri sebagai bekal menghadapi kehidupan akhirat. Muhasa
AGAMA
BATAM -Kabar penangkapan keempat pelaku bully terhadap remaja wanita di Batam, Kepulauan Riau, telah mengguncang publik. Kepolisian setempat telah mengumumkan bahwa keempat pelaku telah dijadikan tersangka dalam tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur dan/atau pengeroyokan. Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, memberikan penjelasan terkait penangkapan tersebut, Sabtu (2/3/2024).
Keempat pelaku, yang diidentifikasi sebagai NU (18), RR (14), MA (15), dan AK (14), telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Tiga dari keempat pelaku tersebut masih berusia di bawah umur. Dalam konferensi pers yang diselenggarakan, hanya salah satu pelaku dengan inisial NU yang dihadirkan oleh pihak kepolisian.
Kapolresta Nugroho menjelaskan bahwa kejadian pengeroyokan atau bullying yang viral di media sosial terjadi pada Rabu (28/2), tepatnya di ruko belakang kawasan Lucky Plaza, Batam. Dua orang remaja wanita menjadi korban dari kejadian tersebut, dengan inisial SR (17 tahun 5 bulan) dan EF (14 tahun).
Menurut Kapolresta Nugroho, keempat pelaku dan kedua korban diketahui saling kenal. Kejadian pengeroyokan terjadi pada waktu yang sama dengan dua video bullying yang viral di media sosial.
Dalam merinci motif pelaku, Kapolresta Nugroho menyebut bahwa keempat pelaku memiliki alasan yang beragam. Motifnya bermacam-macam, mulai dari sakit hati karena korban dituduh mencuri barang salah satu pelaku, saling ejek dan sindir di status WhatsApp, hingga gangguan terhadap pacar salah satu pelaku.
Pelaku NU (18) mengaku melakukan bullying karena korban SR menjelek-jelekan dirinya di status WhatsApp, sementara pelaku RR (14) karena merasa korban mengganggu pacarnya. Pelaku MA (15) menyatakan motifnya ikut-ikutan karena mendengar bahwa pacar salah satu pelaku diganggu oleh korban, dan AK (14) karena merasa sering ditantang oleh korban.
Kasus ini telah menyoroti kedalaman kekerasan yang terjadi di kalangan remaja, serta pentingnya peran bersama dalam mencegah dan menanggulangi tindak kekerasan seperti ini di masyarakat. Diharapkan, langkah-langkah hukum yang diambil dapat memberikan keadilan bagi korban dan menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat.
(K/09)
ACEH BESAR Umat Islam diajak untuk senantiasa melakukan muhasabah atau introspeksi diri sebagai bekal menghadapi kehidupan akhirat. Muhasa
AGAMA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus meresmikan
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas kembali menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti bernilai miliaran rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Roy Suryo mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dengan meminta status tersangkanya dala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, membantah tudingan yang mengaitkan institusi
NASIONAL
ACEH BESAR Pengadilan Negeri (PN) Jantho resmi naik kelas dari Kelas II menjadi Kelas IB. Peresmian kenaikan kelas tersebut dilakukan lan
NASIONAL
TANJAB TIMUR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan meng
NASIONAL
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka atas wafatnya Rachmat Gobel. Jokowi mengenang mantan M
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah memberikan klarifikasi terkait temuan uang di s
NASIONAL