Presiden Prabowo Janji Beri Taklimat untuk Seluruh Warga Indonesia Terkait Gejolak Timur Tengah
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berencana memberikan taklimat kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait situasi
NASIONAL
Jakarta, Bayangkara.Co – Polri menetapkan Bambang Tri Mulyono menjadi tersangka kasus ujaran kebencian, Kamis (13/10).
Bambang sebelumnya menggugat Presiden Jokowi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas dugaan ijazah palsu.
Selain Bambang, Polri juga menetapkan tersangka lainnya yakni Sugi Nur Rahardja.
Hal tersebut disampaikan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah pada Kamis malam.
“Tersangka pertama adalah SMR, kedua adalah BTM,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah di Mabes Polri, Kamis (13/10/2022).
Nurul menyebut kedua tersangka telah menyebarkan ujaran kebencian lewat akun YouTube Gus Nur 13.
Dikutip dari Kompas.com, pemilik akun YouTube tersebut adalah Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur.
Nurul tidak menyebutkan konten apa yang dipersoalkan sehingga mereka menjadi tersangka.
Namun dalam kasus ini, Polri telah memeriksa 23 saksi, termasuk di antaranya tujuh orang saksi ahli.
Selain itu, Polri juga menyita sejumlah barang bukti yakni satu buah flashdisk, screen capture, dan dua lembar screenshot unggahan video.
Saat ditanyakan soal penahanan, Nurul mengatakan kedua tersangka masih diperiksa.
“Jadi mereka tetap diperiksa kemudian untuk statusnya nanti ditahan atau tidak pasti akan kita sampaikan lebih lanjut,” ujar dia.
Sebelumnya, Bambang ditangkap oleh Bareskrim Polri di sebuah hotel di Jakarta Selatan pada Kamis sore.
Sebelum ditangkap, Bambang sempat ramai diberitakan karena aksinya menggugat Presiden Jokowi.
Ia menggugat Jokowi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas dugaan menggunakan ijazah palsu saat mengikuti Pilpres 2019.
Hal ini kemudian mendapat respons dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang merupakan kampus tempat Jokowi berkuliah.
Rektor UGM, Profesor Ova Emilia memastikan bahwa ijazah S1 Presiden Jokowi adalah asli.
Ova menuturkan, Jokowi adalah alumni prodi S1 di Fakultas Kehutanan UGM angkatan tahun 1980.
Jokowi dinyatakan lulus sarjana pada 1985 dengan gelar insinyur.
“Bapak Ir. Joko Widodo adalah alumni Program Studi (Prodi) S1 di Fakultas Kehutanan UGM angkatan tahun 1980,” ujarnya Ova, Selasa (11/10/2022). Red
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berencana memberikan taklimat kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait situasi
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan terbatas dengan menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/
EKONOMI
TAPSEL Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau kesiapan ratusan rumah hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Kabu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Japto Soerjoso
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Samsung mulai menyingkap rencana menghadirkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diberi julukan Galaxy Glasses.
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Produsen smartphone asal China, Oppo, secara resmi mengumumkan bahwa ponsel lipat terbarunya, Oppo Find N6, akan diluncurkan di
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa (10/3/2026), bersamaan dengan pelemahan dolar AS. Berdasarkan data Bloom
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (10/3/2026) dibuka menguat signifikan. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG terca
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali menggelar Safari Ramadan dengan menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kemakmuran masj
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menekankan pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat syiar agama dalam agenda Safa
PEMERINTAHAN