Obati Aritmia Cuma 1 Jam! RS Adam Malik Medan Boyong Teknologi PFA Terbaru Cegah Stroke
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
KOTA BATU –Polres Batu berhasil mengungkap kasus penjualan bayi yang melibatkan enam pelaku. Kasus ini bermula ketika seorang perempuan berinisial DNS (26), warga Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, mengadopsi bayi laki-laki dengan cara membeli dari seorang perempuan yang diketahui sebagai penjual bayi. DNS membeli bayi tersebut dengan harga Rp 19 juta.
Wakapolres Batu Kompol Danang Yudanto menjelaskan, penyelidikan terhadap DNS mengungkap fakta bahwa bayi tersebut bukanlah anak kandungnya, melainkan hasil jual beli bayi yang dilakukan secara ilegal. Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa DNS mendapatkan bayi tersebut setelah berkenalan dengan pelaku AS (32), yang menjadi perantara jual beli bayi melalui grup Facebook “Adopsi Bayi dan Bumil”.
“Setelah ditemukan fakta bahwa bayi tersebut dibeli oleh DNS dari AS dengan harga Rp 19 juta yang ditransfer ke rekening salah satu tersangka, polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap enam orang yang terlibat dalam penjualan bayi tersebut,” ujar Kompol Danang Yudanto dalam konferensi pers di Mapolres Batu pada Jumat (3/1/2025).
Enam tersangka yang ditangkap terdiri dari DNS (26) sebagai pembeli bayi, AS (32) sebagai penjual bayi dan perantara, serta AI (45) dan MK (45) yang bertindak sebagai sopir yang mengantarkan bayi ke lokasi pertemuan di tepi jalan Raya Songgokerto, Kota Batu. Dua pelaku lainnya, RS (21) dari Nganjuk dan KK (42) dari Koja, Jakarta Utara, juga diamankan. KK diketahui bertugas mencari ibu kandung bayi dan menjualnya kepada AS.
Bayi yang dibeli oleh DNS diketahui berusia tujuh hari pasca-lahir dan dalam kondisi masih kuning (belum stabil). Saat ini, bayi tersebut dirawat di RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu, untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Kasus ini menjadi sorotan masyarakat dan menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan terhadap praktik perdagangan manusia, khususnya yang melibatkan bayi.
Kronologi Kejadian:
DNS membeli bayi melalui Facebook, berkenalan dengan AS yang menawarkan bayi untuk dijual. Harga pembelian bayi mencapai Rp 19 juta dan transaksi dilakukan lewat transfer rekening. Penyerahan bayi dilakukan di tepi jalan Raya Songgokerto, Kota Batu, oleh AS, yang juga merupakan perantara jual beli bayi. Bayi yang dibeli diketahui berasal dari KK di Koja, Jakarta Utara.Polres Batu terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan perdagangan bayi ini.
(N/014)
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
BOGOR Temuan hunian dengan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan media asing. Kasus t
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (30/9/2026) tercatat masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Berdasarkan data peman
KESEHATAN
JAKARTA Ombudsman RI mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur. Warga binaan disebut harus memb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Cba Harfan Bahar didakwa memesan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari mantan pacarnya, Januwati. Dalam dakwaan disebutka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. OK Saidin mengusulkan pembentukan Komite Integritas Riset Nasi
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang memp
POLITIK
LUBUK PAKAM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statisti
EKONOMI
JAKARTA Penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditetapkan berkisar Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. Pemerin
EKONOMI
JAKARTA Harga emas Antam kembali naik pada perdagangan Rabu (30/9/2026). Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram kini mencapai Rp2.595.000,
EKONOMI