Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
Namun, setibanya di lokasi, para korban justru dipaksa bekerja sebagai pemandu karaoke sekaligus melayani tamu untuk berhubungan seksual di bilik yang telah disediakan oleh pemilik tempat tersebut.
"Korban tidak bisa menolak karena pihak penyedia meminta uang tebusan sebesar Rp1 juta," ungkap Direktur Reskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, di Mapolda Jateng, Selasa (4/2/2025).
Kasus ini terungkap setelah salah satu orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jateng dan Polda Jateng. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan penggerebekan di lokasi yang digunakan sebagai tempat prostitusi berkedok karaoke tersebut.
Dalam operasi ini, polisi menetapkan seorang perempuan berinisial S sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Ia kini telah ditahan di Mapolda Jateng. Berdasarkan penyelidikan, tempat tersebut telah beroperasi selama sekitar satu tahun.
Beroperasi di Kawasan Wisata Religi
Kombes Dwi mengungkapkan bahwa tempat karaoke yang menjadi lokasi prostitusi ini berada dalam kawasan wisata Gunung Kemukus. Setiap pengunjung yang ingin masuk dikenakan biaya retribusi oleh pemerintah daerah setempat.
Tidak ada plang atau tanda pengenal khusus di lokasi tersebut, hanya berupa sebuah rumah sederhana yang terlihat samar bagi para pengunjung.
"Kami berharap pemerintah daerah setempat dapat menertibkan lokasi tersebut agar dikembalikan marwahnya sebagai tempat wisata religi," ujarnya.
"Lokasi ini sudah beroperasi sekitar satu tahun. Tersangka S mengakui perbuatannya dan menyatakan bahwa modal usaha ini berasal dari utang," ungkap Kombes Dwi.
Sementara itu, ibu salah satu korban mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan dengan syarat mudah dan gaji tinggi di media sosial.
"Jangan mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan di Facebook, karena ujung-ujungnya malah disuruh bayar," katanya saat ditemui di Mapolda Jateng.
Perwakilan UPTD PPA Jateng, Tri Putranti Novitasari, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendampingi para korban, baik dalam pemulihan psikologis maupun pemeriksaan medis.
"Pemulihan korban tidak bisa cepat. Konseling perlu dilakukan beberapa kali, termasuk pemeriksaan medis untuk memastikan apakah korban mengalami gangguan kesehatan akibat eksploitasi ini," jelas Novi.
Ia juga menambahkan bahwa kasus serupa pernah terjadi di Jawa Tengah pada tahun sebelumnya, meski tidak bisa menyebutkan lokasinya.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus perekrutan kerja yang tidak jelas, terutama bagi perempuan muda yang sering menjadi sasaran eksploitasi seksual.
(oz/n14)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL