DPC PKN Binjai dan Langkat Solid Hadiri Rakornas Sumut, Siap Kerja Nyata untuk Rakyat
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK
YOGYAKARTA -Enam orang yang mengaku sebagai wartawan ditangkap oleh polisi setelah melakukan aksi pemerasan terhadap seorang wanita di Sleman, Yogyakarta. Para pelaku, yang terdiri dari dua perempuan dan empat laki-laki, mengancam korban dengan klaim bahwa mereka memiliki bukti perselingkuhan, dan meminta uang untuk menutupinya. Mereka mengenakan ID card wartawan saat melancarkan aksinya.
Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setianto Erning Wibowo, mengungkapkan bahwa kejadian ini bermula pada Selasa (11/2) sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu, korban yang baru saja pulang dari menjemput anaknya, didatangi oleh para pelaku yang mengaku sebagai wartawan. Para pelaku menuduh korban keluar dari sebuah hotel di Sleman bersama seorang pria yang bukan suaminya. Mereka kemudian mengancam akan mempublikasikan informasi tersebut jika korban tidak memberikan uang sebesar Rp 300 juta.
"Pelaku mengatakan telah melihat korban keluar dari salah satu hotel di wilayah Sleman bersama laki-laki yang bukan suaminya, lalu meminta uang sebesar Rp 300 juta untuk menutup agar media tidak memberitakan hal tersebut," ujar Edy dalam konferensi pers yang diadakan pada Sabtu (15/2).
Korban yang merasa terancam akhirnya menyanggupi permintaan pelaku, tetapi menawar jumlah yang diminta menjadi Rp 80 juta. Sebagai tanda jadi, korban mentransfer uang sebesar Rp 15 juta ke rekening pelaku dengan janji akan melunasi sisa pembayaran pada 12 Februari 2025 di rumahnya.
Namun, setelah melapor ke Polresta Sleman, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan. Dengan menganalisis rekaman CCTV dari lokasi kejadian, polisi berhasil menangkap para pelaku pada 12 Februari 2025. Mereka kini dikenakan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat terkait aksi pemerasan yang sering kali melibatkan klaim palsu atau manipulasi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang menyalahgunakan profesi mereka.
(kp/n14)
MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat menghadiri Rapat Koordinasi Nasio
POLITIK
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Bustami Zainudin menilai penyematan julukan Bapak Infrastruktur kepada Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jok
NASIONAL
BANDA ACEH Tokoh perdamaian Aceh sekaligus mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan 21
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution menegur Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Pemata
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan perkembangan terbaru terkait gempa bumi yang mengguncang Nusa T
NASIONAL
SOLOK Percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok dan Kota Solok, Sumatera Barat, terus dikebut. Sejumlah sektor menjadi priori
NASIONAL
AGAM Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mulai memasuki tahap pelaksa
NASIONAL
NAGAN RAYA Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mempercepat pemanfaatan tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk memulihkan lahan
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kenduri Diraja Negeri Deli yang akan digel
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA