Jakarta Siaga, 9.242 Personel Gabungan Kawal 31 Demo Termasuk Aksi BEM UI di Bundaran HI
JAKARTA Polda Metro Jaya mengerahkan 9.242 personel gabungan untuk mengamankan 31 aksi demonstrasi dan sejumlah kegiatan masyarakat di Jak
NASIONAL
MEDAN -Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sumatera Utara (Sumut) mengkritik keras kinerja Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Sumut.
Kritik ini dilontarkan oleh Ketua Komisariat Daerah Sumut PMKRI, Sintong Sinaga, yang menilai bahwa Kapolda Sumut gagal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan tertinggi di Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Irjen Pol Whisnu, yang dilantik sebagai Kapolda Sumut pada Agustus 2024, menggantikan Komjen Agung Setya Imam Effendi, yang ditugaskan sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN).
Namun, menurut PMKRI Sumut, meskipun Irjen Pol Whisnu memiliki rekam jejak karir yang panjang dan cemerlang, sejak dilantik sebagai Kapolda Sumut, banyak peristiwa yang mencoreng citra kepolisian di wilayah tersebut.
Sintong Sinaga mengungkapkan beberapa kasus yang menjadi sorotan masyarakat, di antaranya penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota Polsek Simpang Empat di wilayah hukum Polres Kabupaten Asahan, penganiayaan tahanan yang dilakukan oleh tiga anggota kepolisian di wilayah hukum Polrestabes Medan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, serta kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Kompol Ramli Sembiring, Kabagbinopsnal Ditreskrimum Polda Sumut.
"Sejak Irjen Pol Whisnu menjabat, semakin banyak anggota kepolisian di Sumut yang terlibat tindak pidana. Kasus-kasus ini bukan hanya menunjukkan bahwa Kapolda Sumut kehilangan kemampuan untuk menjaga citra institusi yang beliau pimpin, tetapi juga terkait dengan dugaan aliran dana dari Kompol Ramli kepada atasannya," tegas Sintong Sinaga.
Menurut Sintong, kepolisian harus mampu menunjukkan kinerja yang optimal, terutama di bawah pemerintahan yang baru saat ini.
Namun, masalah internal di tubuh kepolisian Sumut yang melibatkan anggota-anggota yang tidak lagi memiliki kecintaan terhadap institusi sangat merugikan masyarakat dan mencoreng citra penegakan hukum.
PMKRI Sumut mendesak agar Kapolda Sumut segera dicopot dari jabatannya jika tidak mampu memperbaiki kinerja kepolisian dan menjaga citra institusi yang dipimpinnya.
"Kita akan terus memperjuangkan dan menyuarakan kegagalan Kapolda Sumut dalam menjaga dan mengayomi masyarakat," tambah Sintong Sinaga.
JAKARTA Polda Metro Jaya mengerahkan 9.242 personel gabungan untuk mengamankan 31 aksi demonstrasi dan sejumlah kegiatan masyarakat di Jak
NASIONAL
JAKARTA Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) memilih kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, sebagai lok
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 2.119 gempa susulan terjadi setelah gempa bumi magnitudo (M) 7,7 men
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (18/8/2026). Berdasarkan data Blo
EKONOMI
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan II 2026 mencapai US453,4 miliar. Angka terseb
EKONOMI
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran pada S
EKONOMI
BENER MERIAH Sebanyak 145 narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bener Meriah menerima Surat Keputusan (SK) Remisi Umum Tahu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Layanan SIM Keliling di Kota Medan kembali beroperasi pada 1823 Agustus 2026. Warga yang ingin memperpanjang Surat Izin Mengemudi (
NASIONAL
JAKARTA Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jaka
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion menilai usulan Presiden Prabowo Subianto mengenai kewarganegaraan ganda terbatas tidak bertent
NASIONAL