8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA -Mantan pejabat Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar, membantah keras keterlibatannya dalam kasus suap dan gratifikasi yang tengah diselidiki Kejaksaan Agung, terkait dengan vonis lepas terdakwa korupsi tiga korporasi ekspor Crude Palm Oil (CPO).
Usai menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat pada Senin (14/4), Zarof angkat bicara menanggapi tuduhan yang menyeret namanya, termasuk dugaan kedekatannya dengan pengacara Marcella Santoso, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
"Enggak (kenal Marcella). Saya cuma tahu namanya, tapi enggak kenal. Jahat banget itu, fitnahnya itu loh," tegas Zarof kepada awak media.
Ia bahkan menantang Kejaksaan Agung untuk membuktikan keterlibatan dirinya dalam kasus yang telah menyita perhatian publik tersebut.
"Ya buktiin aja. Orang saya kenal juga enggak," tambahnya.
Zarof Ricar saat ini sedang menjalani proses hukum atas dua dakwaan utama.
Pertama, ia didakwa melakukan pemufakatan jahat dengan pengacara Gregorius Ronald Tannur dan Lisa Rachmat untuk menyuap Hakim Agung Soesilo sebesar Rp5 miliar agar menjatuhkan vonis bebas terhadap Ronald dalam perkara kasasi di Mahkamah Agung.
Kedua, ia juga didakwa menerima gratifikasi dalam bentuk uang sekitar Rp915 miliar serta emas seberat 51 kilogram dari berbagai pihak yang berperkara di pengadilan.
Meski begitu, Kejaksaan Agung menyatakan bahwa saat melakukan pengembangan penyidikan di Surabaya, ditemukan bukti elektronik yang mengindikasikan adanya hubungan antara Zarof Ricar dan Marcella Santoso.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, menyampaikan bahwa penyidik menemukan informasi tersebut dari barang bukti elektronik yang diperoleh selama proses penyidikan.
"Ketika dalam penanganan perkara di Surabaya, ada juga informasi soal itu. Soal nama MS itu," ujar Harli, Sabtu (12/4/2025).
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA