Ketika Negarawan Gagal Menjaga Lidah di Negeri Majemuk
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
DELI SERDANG -Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil membongkar praktik pornografi live streaming yang melibatkan seorang remaja di Kabupaten Deli Serdang.
Pelaku yang menggunakan aplikasi Tevi untuk menyiarkan konten asusila ini membayar para pemain hingga Rp 700 ribu setiap kali tampil.
Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Sumut, Kompol Anggi Siahaan, menjelaskan bahwa praktik ini sudah berlangsung selama kurang lebih empat bulan berdasarkan keterangan dari germo yang ditangkap.
Dalam praktik ini, pelaku utama berinisial YWS berperan sebagai host dan membayar pemain melalui germo berinisial RA.
Pembayaran sebesar Rp 700 ribu per sesi dilakukan kepada pemain yang terlibat, baik pria maupun wanita.
"Informasi dari germo bahwa dibayar oleh host yang sampai saat ini masih dalam pengejaran kami. Dibayar Rp 700 ribu sekali main, yang kemudian dibagi antara talent cowok dan cewek," ujar Kompol Anggi dalam keterangannya pada Rabu (16/4/2025).
Meskipun aplikasi Tevi yang digunakan oleh pelaku tidak berbayar, polisi mendalami kemungkinan adanya keuntungan lain yang didapatkan dari para penonton, seperti hadiah yang diberikan melalui aplikasi TikTok, tempat di mana pelaku awalnya mempromosikan ID aplikasi Tevi.
Pengungkapan kasus ini berawal dari patroli siber yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Sumut di aplikasi TikTok, di mana YWS mempromosikan akun Tevi.
Setelah penonton mengklik ID tersebut, mereka akan dialihkan ke aplikasi Tevi, tempat di mana konten pornografi dilakukan secara live.
"Di aplikasi Tevi inilah kegiatan asusila terjadi, dan kami berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang sedang melakukan live streaming pornografi," tambah Kompol Anggi.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan dan mencari pelaku lainnya, termasuk YWS yang saat ini masih buron.
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL
JAKARTA Politikus PAN Surya Utama alias Uya Kuya melaporkan dugaan penyebaran berita bohong yang mencatut namanya ke Polda Metro Jaya. Lap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google dilaporkan menggandeng perusahaan kacamata EssilorLuxottica untuk memperkuat pengembangan kacamata pintar berbasis Android
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan penyelesaian seluruh berkas layanan pertanaha
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor), Kamser Maroloan Sitanggang, menyampaikan surat terbuka kepada Komisi III
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Gelombang kejahatan penipuan atau scam di sektor keuangan digital kian mengkhawatirkan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat to
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya pemikiran geopolitik dalam menjaga arah dan kepenting
POLITIK