Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Namun, di lokasi yang seharusnya aman itu, Ramadhani justru kembali menjadi sasaran kekerasan.
Ia dikeroyok di depan gerbang masuk mapolsek, dipukuli dengan tangan kosong, batu, dan kayu.
Korban mengalami luka serius dan berdarah.
Polisi Sakit-sakitan Tak Berdaya, Empat Hanya Menonton
Respons polisi di lokasi menjadi sorotan.
Kompol Syafnil menyebut anggota piket sudah berusaha membantu, namun kalah jumlah dan dalam kondisi fisik yang lemah.
"Anggota saya banyak yang sakit-sakitan. Ada yang kena gula, saraf kejepit, sampai bahunya pakai pen. Mereka sudah tua-tua," jelas Syafnil.
Yang lebih mengundang keprihatinan, empat anggota polisi dari satuan lain yang berada di lokasi justru hanya merekam kejadian tanpa menolong korban.
Keempatnya kini sudah dilaporkan ke Polresta Pekanbaru dan Polda Riau.
Empat Pelaku Ditangkap, Tujuh Masih Buron
Polisi telah menangkap empat pelaku, termasuk ketua kelompok Fighter, AI alias Kevin (46), serta MHA (18), RI alias Rio (46), dan RS alias Randi (34).
Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Bukitraya, Satreskrim Polresta Pekanbaru, dan Jatanras Polda Riau.
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.