BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Maret 2026

Bukti Negara Hadir untuk Rakyat! Menko PMK dan Wagub Aceh Serahkan Bantuan Rumah Pascabencana di Bireuen, Nilainya Capai Rp86 Miliar

T.Jamaluddin - Selasa, 03 Maret 2026 21:53 WIB
Bukti Negara Hadir untuk Rakyat! Menko PMK dan Wagub Aceh Serahkan Bantuan Rumah Pascabencana di Bireuen, Nilainya Capai Rp86 Miliar
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan Menko PMK, Pratikno, menyerahkan bantuan rumah rusak ringan dan sedang tahap II bagi korban banjir dan longsor di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BIREUEN – Penyerahan bantuan rumah rusak ringan dan sedang tahap II bagi korban banjir dan longsor di 16 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi bukti nyata kehadiran negara bagi rakyat.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam acara penyerahan yang berlangsung di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (3/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Fadhlullah mengapresiasi komitmen pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Baca Juga:

"Bantuan ini sangat berarti dan menegaskan kuatnya sinergi dalam proses rehab rekon yang terukur," ujarnya.


Penyerahan bantuan di Bireuen dihadiri langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno. Sementara daerah lain mengikuti secara daring.

Wagub Fadhlullah menekankan pentingnya pengawalan ketat proses penyaluran bantuan oleh bupati dan wali kota, termasuk pendataan yang terverifikasi hingga tingkat desa, agar dampak bantuan terasa nyata dan berkelanjutan.


Bantuan stimulan yang disalurkan mencakup Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.

Khusus Kabupaten Bireuen, tercatat sebanyak 4.347 unit rumah menerima bantuan tahap II dengan total nilai Rp86,9 miliar, menjadikannya penerima terbesar pada tahap ini.

"Bantuan ini juga memastikan korban dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih nyaman," ujar Pratikno.

Ia menambahkan, tim pengarah satgas telah menetapkan rencana induk versi pertama dan akan menyusun versi kedua.

Pemerintah daerah diminta segera mengajukan usulan sesuai ketentuan sebelum akhir Maret, sembari memastikan verifikasi data dilakukan secara akurat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menaker Yassierli: THR 2026 Wajib Dibayarkan Penuh, Tidak Boleh Dicicil!
Oknum TNI Diduga Terlibat dalam Kasus Tambang Ilegal Madina–Tapsel, Polda Sumut Selidiki
Elite Politik Berkumpul di Istana, Ada Apa di Balik Undangan Prabowo?
Jamdatun Ingatkan IFG Group: Streamlining BUMN Harus Berdasar Hukum
Prabowo Tak Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Ali Khamenei, Guntur Romli: Takut Trump dan Netanyahu? Bagaimana Mau Jadi Juru Damai
MBG di Sleman Kini Lebih Transparan, Harga dan Kandungan Gizi Dicantumkan di Paperbag Siswa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru