Kirimkan Hak Jawab, Ini Penjelasan Kepala SPPG Medan Tembung 3
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
PEKANBARU – Seorang remaja perempuan berinisial CGC (12), pelajar kelas satu SMP, ditemukan tewas akibat tembakan senjata airgun yang ditembakkan secara tidak sengaja oleh seorang pria di perumahan Kelompok Tani Bina Tiup, Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Riau. Kejadian tragis ini terjadi pada Kamis, 12 Desember 2024, sekitar pukul 15.30 WIB, dan segera menarik perhatian masyarakat setempat.
Kepala Unit Reskrim Polsek XIII Koto Kampar, Ipda Syafrianto, menjelaskan bahwa pelaku, Suhendrik (27), sedang melakukan uji coba senjata airgun jenis laras panjang miliknya. Suhendrik mengaku baru saja membeli senjata tersebut sepekan sebelumnya, seharga Rp 7 juta, yang ia cicil dengan pembayaran Rp 300.000 per bulan. Pada saat kejadian, pelaku menembak buah nangka yang terletak di depan rumahnya.”Pelaku mengaku tes senjata dengan empat peluru untuk menembak buah nangka. Namun, saat menembakkan peluru keempat, korban tiba-tiba lewat dan tertembak di bagian kepala,” jelas Ipda Syafrianto.
Setelah mendengar korban terjatuh, pelaku segera berlari menuju korban, yang tampak tergeletak dengan darah mengalir dari kepalanya. Dalam keadaan panik, pelaku dan warga setempat segera membawa korban ke klinik PT. Padasa, namun karena keterbatasan fasilitas medis, korban dirujuk ke RSUD Bangkinang, Kampar. Sayangnya, nyawa CGC tidak dapat diselamatkan, dan sekitar pukul 19.00 WIB, pihak keluarga menerima kabar bahwa korban telah meninggal dunia.Menurut keterangan polisi, pelaku telah diamankan dan kini dijerat dengan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kelalaian yang menyebabkan kematian dan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api tanpa izin.”Suhendrik mengaku bahwa penembakan ini adalah kecelakaan, dan dia menyesali perbuatannya,” tambah Syafrianto.Pelaku juga mengungkapkan bahwa senjata airgun yang digunakan untuk menembak didapatkan dari seseorang bernama Dani, dan pembelian senjata tersebut dilakukannya dengan cara dicicil. Namun, peristiwa yang berujung pada kematian seorang remaja ini tetap menjadi sorotan, mengingat penggunaan senjata airgun yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum dapat menimbulkan dampak fatal. (JOHANSIRAIT)
MEDAN Setelah delapan hari terakhir viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Medan Tembung 3, akhirnya mengirimkan Surat Hak Jawab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim PSSI dikabarkan tengah memproses naturalisasi Demiane Agustien, pemain muda yang saat ini terdaftar di Arsenal U21. Pemain
OLAHRAGA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BCA 2026 dapat menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat Badan Nasional Penanggulangan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggu
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Binjai di Kantor Wa
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membagikan ponsel gratis yang dilengkapi rekening digital untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat di lingkungan Badan Nasion
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Tamsil Linrung menerima audiensi Denny Indrayana, Refly Harun, dan sejumlah perwaki
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar ekspose atau gelar perkara terkait operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan
HUKUM DAN KRIMINAL