Pendaftaran Perlinsos Medan Baru 35 Persen, Pemko Genjot Pendataan dengan Sistem Jemput Bola
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Hakim Heru Hanindyo dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (8/5/2025), setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap dalam penanganan kasus pembunuhan Dini Sera Afrianti yang melibatkan terdakwa Gregorius Ronald Tannur.
"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 tahun," ujar Ketua Majelis Hakim, Teguh Santoso, saat membacakan amar putusan.
Selain pidana penjara, Heru juga dikenai denda sebesar Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.
Vonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa
Putusan tersebut lebih ringan dibanding tuntutan jaksa, yang sebelumnya meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman 12 tahun penjara dan denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan.
Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai Heru telah melanggar sumpah jabatan sebagai hakim dan tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya. Sementara itu, hal yang meringankan adalah bahwa terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya.
Total Suap Mencapai Rp4,6 Miliar
Heru Hanindyo bersama dua hakim lainnya, Erintuah Damanik dan Mangapul, sebelumnya didakwa menerima suap dan gratifikasi senilai total Rp4,6 miliar. Uang tersebut diberikan oleh ibu Ronald Tannur, Meirizka Widjaja, serta pengacara Ronald, Lisa Rachmat.
Dalam surat dakwaan, jaksa mengungkap bahwa Meirizka dan Lisa memberikan uang tunai sebesar SGD48.000 kepada Erintuah Damanik, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian SGD140.000 lainnya untuk dibagi kepada ketiga hakim.
Rincian pembagian suap tersebut adalah:
Erintuah Damanik: SGD38.000
Mangapul: SGD36.000
Heru Hanindyo: SGD36.000
Sisanya sebesar SGD30.000 disimpan oleh Erintuah Damanik
Tak hanya itu, Heru Hanindyo juga menerima tambahan suap berupa Rp1 miliar dan SGD120.000, yang secara khusus ditujukan untuk mempengaruhi putusan vonis bebas Ronald Tannur.
Latar Belakang Kasus
Gregorius Ronald Tannur menjadi sorotan publik setelah divonis bebas dalam kasus kematian Dini Sera Afrianti, yang menimbulkan kecaman luas dari masyarakat. Vonis tersebut kini terungkap sebagai hasil dari praktik suap di balik layar oleh pihak keluarga dan kuasa hukum terdakwa.
Putusan terhadap Heru Hanindyo membuka babak baru dalam upaya penegakan hukum terhadap mafia peradilan. Proses hukum terhadap dua hakim lain, Erintuah Damanik dan Mangapul, masih berlangsung di Pengadilan Tipikor.*
(oz/j006)
MEDAN Pendataan dan pendaftaran pada portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Medan masih tergolong rendah. Hingga Jumat, 15 Agust
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang pembacaan surat tuntutan terhadap empat terdakwa kasus dugaan korupsi penjualan aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium (In
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra mencapai Rp100,17 triliu
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan duka dan keprihatinan mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tengg
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar sidang paripurna dengan agenda mende
PEMERINTAHAN
MEDAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN meluncurkan sekitar 9.800 Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) CoBranding bersama Universit
EKONOMI
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menjenguk salah seorang murid SMK Negeri 1 Berastagi yang menjadi korban duga
PERISTIWA
JAKARTA Sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa T
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono memastikan anggaran pembangunan IKN tetap tersedia meski nama IKN tid
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menetapkan sejumlah target pemerintah untuk 2027. Target tersebut disampaikan dalam pemaparan RAPBN da
NASIONAL