Rupiah di Level Rp17.700 Dinilai Masih 'Kemurahan', Destry Damayanti: Ada Ruang Menguat Lagi
JAKARTA Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menilai nilai tukar rupiah saat ini masih berada di bawah nilai fundamentalnya
EKONOMI
JAKARTA -Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, akhirnya angkat bicara setelah namanya disebut dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik Rossa Purbo Bekti sebagai pihak yang diduga menghalangi penetapan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai tersangka pada tahun 2020 silam.
Alexander Marwata tidak sendiri. Nama pimpinan KPK lainnya, yaitu Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, dan Nurul Ghufron, juga disebut dalam BAP telah menghambat proses hukum terhadap Hasto.
Menanggapi tudingan tersebut, Alex menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
"Kalau putusan empat pimpinan sebelumnya dianggap menghalangi penyidikan, silakan diproses," ujar Alex kepada wartawan, Selasa (13/5).
Namun demikian, Alex meminta agar hal ini juga dikonsultasikan dengan pimpinan KPK periode saat ini, termasuk Ketua KPK Setyo Budiyanto, mengingat keputusan penetapan tersangka dilakukan secara kolektif kolegial.
"Tanyakan juga siapa yang berwenang menetapkan tersangka, penyidik atau pimpinan. Apakah setiap perkara yang diekspose harus disetujui pimpinan? Kalau pimpinan tidak setuju, apakah itu disebut menghalangi penyidikan?" tegasnya.
Alex juga menekankan bahwa saat itu pihaknya meminta penyidik lebih fokus memburu Harun Masiku, buronan utama dalam kasus dugaan suap kepada Komisioner KPU.
Sebelumnya, nama keempat pimpinan KPK itu disebut secara langsung dalam BAP penyidik Rossa Purbo Bekti, yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus suap dan perintangan penyidikan dengan terdakwa Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (9/5).
Dalam BAP yang dibacakan pengacara Hasto, Maqdir Ismail, disebutkan bahwa saat ekspose perkara, pimpinan KPK tidak menyetujui penetapan Hasto sebagai tersangka, meski fakta-fakta hukum dinilai sudah cukup.
Rossa mengakui hingga kini belum ada pemeriksaan terhadap pimpinan KPK yang disebut dalam dugaan perintangan penyidikan tersebut, meski ia telah kembali berdinas di KPK sejak 2023.
"Belum kami lakukan pemanggilan memang," ujar Rossa di hadapan majelis hakim.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan mencermati seluruh keterangan para saksi, termasuk dugaan keterlibatan pimpinan dalam perintangan penyidikan.
"Saat ini, JPU masih fokus pada pembuktian perkara dengan terdakwa Hasto Kristiyanto. Majelis hakim akan objektif melihat fakta persidangan," jelas Budi.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyentuh integritas institusi antirasuah serta mempertanyakan independensi dan keberanian dalam menindak pelaku korupsi lintas kekuasaan.*
(tm/a008)
JAKARTA Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menilai nilai tukar rupiah saat ini masih berada di bawah nilai fundamentalnya
EKONOMI
NAGEKEO Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan dirinya baru datang langsung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026), sete
NASIONAL
NAGEKEO Presiden Prabowo Subianto meminta kegiatan belajar mengajar (KBM) di wilayah terdampak gempa Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur
NASIONAL
NAGEKEO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal akibat gempa bumi Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT
NASIONAL
NAGEKEO Presiden Prabowo Subianto memastikan bantuan Rp20 miliar untuk setiap kabupaten terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mempercepat perbaikan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang rusak akibat bencana alam
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia mengungkap lima jenis maladministrasi yang paling banyak ditemukan sepanjang Januari hingga 21 Agus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat koordinasi penanganan dampak gempa Flores di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Ten
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan pemerintah daerah telah membentuk satuan tugas (Satgas) yang melibatkan masyarak
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong peningkatan program insentif sertifikasi halal gratis bagi pelaku u
PEMERINTAHAN