Usai Temuan “Kluster Mewah” Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Resmi Mengundurkan Diri
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri Mashudi telah dit
NASIONAL
JAKARTA -Polri menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, termasuk yang berkedok organisasi masyarakat (ormas).
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Erdi Chaniago, menegaskan bahwa Polri akan mengambil tindakan tegas terhadap ormas yang terlibat dalam tindakan kriminal.
Bahkan, Polri tidak segan memberikan rekomendasi untuk mencabut izin dan membekukan ormas yang terlibat dalam aktivitas kriminalitas.
Kombes Pol Erdi mengungkapkan bahwa arahan tegas dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak semua tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat telah disampaikan kepada jajaran Polri.
"Bapak Kapolri selalu mengarahkan kepada kami bahwa semua tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Itu komitmen beliau. Polri akan hadir untuk melindungi warga. Tidak ada ruang bagi aksi premanisme di Indonesia," tegas Kombes Pol Erdi, Rabu (14/5/2025).
Erdi juga menjelaskan bahwa tingginya aksi premanisme di daerah yang menjadi pusat investasi, disebabkan oleh tingginya perputaran ekonomi yang sering dijadikan sasaran oleh para preman.
Sebagai langkah konkret, Polri telah melaksanakan operasi kewilayahan yang dimulai pada 1 Mei 2025 untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.
"Di daerah strategis investasi, tingginya perputaran ekonomi sering dijadikan sasaran pemalakan. Oleh karena itu, Polri berkoordinasi dengan TNI dan stakeholder lainnya untuk memberantas praktik ini," lanjut Erdi.
Kombes Pol Erdi juga menjelaskan bahwa Polri tidak membedakan antara ormas resmi dan yang menyimpang.
Polri tetap mengedepankan pendekatan hukum dan akan menindak tegas siapa saja yang terbukti melakukan tindak pidana, tanpa memandang status organisasi.
"Polri tidak melihat itu individu maupun organisasi atau ormas. Kalau terbukti melakukan tindak pidana, akan kami tindak tegas," tambahnya.
Terkait penanganan ormas terlibat kriminal, Polri menerapkan tiga strategi utama: melakukan penyelidikan dan penegakan hukum terhadap oknum ormas, patroli rutin di lokasi rawan pungli dan premanisme, serta pengecekan legalitas ormas yang terlibat tindak pidana.
Polri juga siap memberikan rekomendasi kepada pihak terkait untuk pembekuan ormas yang terlibat.
Kombes Pol Erdi mengimbau masyarakat untuk berani melaporkan aksi premanisme dalam bentuk apa pun.
"Kami mengharapkan juga masyarakat untuk tidak takut melapor. Kalau mengalami aksi premanisme, segera lapor ke kantor polisi terdekat atau lewat call center 110," ujarnya.
Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan langkah-langkah preventif demi terciptanya rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat, serta menjaga lingkungan yang bebas dari aksi premanisme dan ormas terlibat tindak kriminal.*
(bs/a008)
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri Mashudi telah dit
NASIONAL
JAKARTA Sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi kem
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengatakan tim kuasa hukumnya telah menyiapkan sekitar 2.000 pertanyaan untuk mengg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menegur tim hukum terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa dalam sidang pembuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa meminta jaksa penuntut umum (JPU) menunjukkan ijazah Joko Widodo yang menjadi baran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Nega
SOSOK
JAKARTA Pimpinan DPR RI menerima audiensi Presidium Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026
NASIONAL
OlehYogen SogenPADA Kamis (1/10/2026), Komisi III DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ar
OPINI
BANDA ACEH Polresta Banda Aceh menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat di lingkungan Polresta Banda Aceh, Kam
NASIONAL