Manggarai Terparah, Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 43 Orang, 5 Bandara dan RS Ikut Rusak
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
NABIRE – Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku pembunuhan terhadap Josep Agus Lepa, ditembak mati oleh Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Jumat (16/5/2025).
Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menjelaskan kedua pelaku bernama Ham Dumupa (25) dan Amoye Pigai alias Martinus Pigai diduga kuat terlibat langsung dalam pembunuhan korban yang terjadi di Perumahan Pemda Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
"Saat proses penangkapan, kedua pelaku menyerang anggota dengan menggunakan parang. Meski diberikan tembakan peringatan, karena terus menyerang, aparat memberikan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan keduanya terluka parah," ujar Faizal, Sabtu (17/5/2025).
Kedua pelaku kemudian dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Nabire.
Dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan sejumlah barang bukti, di antaranya kantong plastik berisi 11 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua bilah parang, dua unit telepon genggam milik pelaku dan korban, satu KTP atas nama Ham Dumupa, dua STNK motor, dan 14 buah korek api.
Identitas pelaku pertama, Ham Dumupa, lahir di Bekowa pada 13 Mei 2000 dan beralamat di Kampung Pugatadi II, Distrik Kamu Utara.
Sedangkan Amoye Pigai diduga menggunakan nama alias Martinus Pigai.
Keduanya merupakan anggota KKB XI Odiyai-Dogiyai yang dipimpin oleh Yonatan M. Pigai.
Dari pemeriksaan ponsel pelaku juga ditemukan foto-foto mereka memegang senjata api bersama anggota kelompok bersenjata lainnya di markas KKB.
Korban, Josep Agus Lepa, ditemukan tewas di dalam rumah milik dr Daniel Velumangkun di Perumahan Pemda Dogiyai, saat menjaga rumah tersebut.
Polisi menduga motif pembunuhan karena pelaku mencurigai korban sebagai anggota intelijen.
Identifikasi pelaku diperkuat dengan video yang beredar di akun Facebook 'Putuss Pigai' yang menunjukkan keterlibatan mereka dalam aksi pembunuhan tersebut.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kami mengajak masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas," katanya.
Jenazah kedua pelaku kini berada di RSUD Nabire menunggu proses penyerahan kepada keluarga.*
(km/a008)
JAKARTA Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh jajaran pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang w
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta telah disiapkan. Namun, pemerintah belum
EKONOMI
JAKARTA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengungkap bakal ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumatera Utara
PEMERINTAHAN
MEDAN Gempa bumi dengan magnitudo (M) 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (15/8/2026) petang. Ba
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung memantau gotong royong massal yang digelar serentak di 21 kecamatan dalam
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berujung ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericu
PERISTIWA
BANDA ACEH Tokoh sekaligus mediator perdamaian Aceh asal Finlandia, Juha Christensen, meminta semua pihak menghormati penggunaan bendera
POLITIK
MEDAN Seorang siswi SMK Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus menjalani perawatan intensif di Pediatric Intensive Ca
PERISTIWA