Mengapa TNI dan Polri Dilibatkan di Program MBG? Ini Penjelasan Kepala BGN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pelibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MB
NASIONAL
MEDAN — Aksi kejahatan yang melibatkan lima remaja di Kota Medan, Sumatera Utara, menggegerkan warga.
Seorang pria bernama M Ghalib (27) menjadi korban perampokan sepeda motor setelah dijebak oleh teman kencannya sendiri, CNA (16), yang ternyata adalah otak di balik aksi kejahatan tersebut.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 30 Mei 2025, sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan DC Barito, Kecamatan Medan Polonia.
Polisi mengungkapkan bahwa kelima pelaku merupakan remaja di bawah umur, yakni dua perempuan CNA dan NA serta tiga remaja laki-laki SRT, MRP, dan ASL.
Seluruhnya merupakan warga Medan Johor.
"Dalam pengungkapan ini, sebanyak lima anak yang masih di bawah umur diamankan. Dua di antaranya perempuan," kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendrik Aritonang, Rabu (11/6).
Kepada polisi, korban mengaku awalnya berjanji bertemu dengan CNA, remaja yang dikenalnya melalui aplikasi kencan.
Namun, saat tiba di lokasi, CNA tidak berada di tempat, dan yang muncul justru kawanan pelaku lainnya yang langsung merampas sepeda motor korban.
"Pelaku CNA tidak di lokasi. Dia berada di Jalan Cinta Karya. Korban hanya dijadikan umpan," ujar Hendrik.
Korban kemudian melapor ke Polsek Medan Baru.
Dalam penyelidikan, kelima pelaku berhasil ditangkap di lokasi berbeda pada Sabtu, 7 Juni 2025.
CNA dan NA diamankan saat hendak dugem di salah satu klub malam di Jalan Abdullah Lubis, sementara tiga pelaku lainnya ditangkap di kawasan Medan Johor sekitar pukul 22.00 WIB.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Poltak Tambunan, aksi tersebut sudah direncanakan.
CNA adalah pacar dari pelaku SRT dan menjadi pemicu ide perampokan usai membahas masalah utang saat berkumpul.
"Awalnya mereka cerita soal HP yang belum ditebus. CNA lalu menawarkan untuk menjebak korban agar motornya dirampas," jelas Poltak.
Saat menjalankan aksinya, para pelaku membawa parang dan bahkan memukul korban dengan batu.
Setelah berhasil menjual motor korban, uang hasil kejahatan digunakan untuk menginap di hotel, membeli pakaian, serta membayar utang.
"Mereka mengaku ini pertama kali melakukan aksi tersebut. Tapi tetap saja, ini perampokan yang terencana," tutup Poltak.*
(d/a008)
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pelibatan TNI dan Polri dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MB
NASIONAL
SURABAYA Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dewan Pers menyesalkan dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh dua pria yang mengaku berprofesi sebagai wartawan di Kot
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT PLN (Persero) UP3 Medan akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kerja ULP Medan Baru pada Kamis, 23 Juli 2026.
PERISTIWA
MEDAN Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH) Sumatera Utara menggelar aksi penyampaian aspirasi di Medan pada 14 Juli 2026. Dalam aksi te
NASIONAL
JAKARTA Kantor Hukum Sirait & Co Law Office mendampingi insan pers, Rahmat Mauliady, mengajukan pengaduan dugaan pelanggaran Kode Etik A
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Betawi (FORKABI) mendapat kehormatan dengan bergabungnya sejumlah tokoh nasiona
NASIONAL
BANYUWANGI Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari mengungkapkan besarnya penguasaan lahan perkebunan kela
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan memastikan ledakan yang menghancurkan sebuah rumah mewah di Kompleks Grand Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, diseb
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dapat dihentikan karena merupakan
NASIONAL