Juliana Marins, pendaki asal Brazil yang tewas usai jatuh saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu, 21 Juni 2025. (foto: ig ajulianamarins)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
LOMBOK TIMUR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Timur (Lotim) memeriksa seorang pemandu wisata berinisial AM, yang mendampingi Juliana Marins (27), pendaki asal Brasil yang tewas usai jatuh saat mendaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Pemeriksaan terhadap AM dilakukan sebanyak dua kali pada Selasa (25/6) dan Kamis (26/6), guna mengungkap kronologi insiden nahas yang menimpa Juliana.
"Iya (sudah diperiksa) tadi sama kemarin. Sudah dua kali (diperiksa)," kata Kasatreskrim Polres Lotim AKP I Made Dharma Yulia Putra, Kamis (26/6/2025).
Pihak kepolisian menyatakan bahwa pemeriksaan masih berada dalam tahap awal dan bersifat interogasi ringan.
Dugaan bahwa AM meninggalkan Juliana saat insiden terjadi juga sedang dalam proses klarifikasi dan belum dapat disimpulkan.
"Masih didalami. Tidak bisa dugaan-dugaan itu, belum pasti itu. Kami belum tahu juga seperti apa, masih pendalaman," tegas Made Dharma.
Sejauh ini, polisi belum memberikan informasi lebih lanjut terkait apakah ada unsur kelalaian dari pihak pemandu dalam peristiwa tersebut.