Kanwil Kemenkum Bali Lantik 51 Notaris Baru, Dorong Pengabdian Masyarakat dan Digitalisasi
DENPASAR Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Eem Nurmanah, memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 51 notar
PEMERINTAHAN
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi di Indonesia. Dalam beberapa kesempatan resmi, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya tidak akan memberi ampun bagi pihak-pihak yang terbukti merampok uang rakyat.
Dalam wawancara yang dilakukan oleh Bitv dengan sejumlah tokoh masyarakat, banyak yang menilai bahwa praktik korupsi di era pemerintahan sebelumnya, di bawah Presiden Joko Widodo, terjadi dalam skala besar. Masyarakat berharap pemerintahan Prabowo berani menindak tegas para pejabat yang terlibat korupsi.
"Pak Prabowo harus berani membasmi pejabat-pejabat yang mencuri uang rakyat. Kami siap mendukung pemerintahannya asalkan dijalankan dengan jujur dan sesuai sumpah jabatan," ujar salah satu tokoh masyarakat.
Kejagung Gerebek Rumah Bos Sritex, Sita Uang Rp 2 Miliar
Secara terpisah, Kejaksaan Agung (Kejagung) terus menunjukkan langkah konkret dalam pemberantasan korupsi. Pada Senin (30/6), penyidik Kejagung menggeledah rumah Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Kurniawan Lukminto.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita uang tunai senilai Rp 2 miliar serta sejumlah dokumen penting. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, pada Selasa (1/7/2025).
"Dalam penggeledahan tersebut, penyidik melakukan penyitaan terhadap dokumen dan sejumlah uang," ujar Harli.
Ia merinci, uang Rp 2 miliar tersebut terbagi dalam dua bagian, masing-masing berisi uang pecahan Rp 100 ribu. Pada kedua bungkus uang itu terdapat catatan dari PT Bank Central Asia (BCA) Cabang Solo, masing-masing bertanggal 20 Maret 2024 dan 13 Mei 2024.
Penggeledahan Lanjutan di Beberapa Lokasi
Pada hari yang sama, penyidik juga menggeledah rumah mantan Direktur Keuangan Sritex berinisial AMS dan menyita dokumen serta dua unit handphone. Sementara di rumah CKN, Manajer Treasury Sritex yang berlokasi di Kampung Margoyudan, Surakarta, penyidik tidak menemukan barang bukti terkait kasus tersebut.
Tak berhenti di situ, Kejagung juga menggeledah sejumlah perusahaan yang diduga terafiliasi dengan Sritex, seperti PT Sari Warna Asli Textile Industry, PT Multi Internasional Logistic, dan PT Senang Kharisma Textile di Kabupaten Karanganyar. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita dokumen dan barang bukti elektronik berupa flashdisk.
DENPASAR Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Eem Nurmanah, memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 51 notar
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali (Kanwil Kemenkum Bali) menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi Tindak Lanjut Hasi
NASIONAL
SAMOSIR Yayasan Pusuk Buhit secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepanitiaan Gerakan Menanam Sejuta Pohon dan Tebar Sejuta Bibi
NASIONAL
JAKARTA Komisi Informasi Pusat (KIP) mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi publik yang diajukan aliansi Bongkar Ijazah Joko
POLITIK
MEDAN Warga di kawasan Gang Seroja, Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, digegerkan dengan penemuan
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menyatakan tidak akan menggunakan gajinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat
NASIONAL
JAKARTA Peneliti Pusat Riset Antariksa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memprediksi Hari Raya Idul Fitr
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Sumatera Utara, Naslindo Sirait, mengundurkan diri dari jabatannya setelah
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Sebuah tragedi menimpa pasangan suami istri di Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang. Arifin Siregar
PERISTIWA
BINJAI Walikota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP, menerima jajaran bagian hukum Pemko Binjai yang melaporkan perkembangan advokasi huku
NASIONAL