Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini Penyebabnya
JAKARTA Nilai tukar rupiah diperkirakan masih menghadapi tekanan hingga akhir 2026. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memperkirak
EKONOMI
LOMBOK — Misri Puspitasari (24), perempuan asal Jambi yang diduga terlibat dalam kematian Brigadir Muhammad Nurhadi, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).
Misri menyusul dua tersangka sebelumnya, yakni Kompol I Made Yogi Purusa Utama (Kompol YG) dan Ipda Haris Sucandra (Ipda HC), yang lebih dulu ditahan atas kasus ini.
Melalui kuasa hukumnya, Yan Mangandar, Misri mengaku bahwa kehadirannya di Gili Trawangan pada 16–17 April 2025 lalu merupakan bagian dari ajakan Kompol Yogi yang mengundangnya untuk berlibur.
"M saat itu kebetulan sedang berada di Bali. Ia diajak liburan oleh Kompol YG ke Lombok. Semua akomodasi ditanggung dan klien kami juga diberikan Rp10 juta sebagai imbalan," kata Yan, Selasa (8/7).
Rangkaian Kejadian di Gili Trawangan
Berdasarkan keterangan Misri, ia tiba di Pelabuhan Senggigi, Lombok Barat, pada Rabu (16/4) dan dijemput langsung oleh Kompol Yogi bersama sopirnya, Brigadir Nurhadi.
Di dalam mobil sudah ada Ipda Haris dan seorang perempuan bernama Melanie Putri.
Kelima orang tersebut kemudian menyeberang ke Gili Trawangan melalui Pelabuhan Teluk Nara dan menginap di dua tempat berbeda.
Kompol Yogi dan Misri menempati Villa Tekek di The Beach House Resort, sedangkan Nurhadi, Haris, dan Melanie menginap di Natya Hotel.
Malam harinya, mereka berkumpul di villa dan mengonsumsi sejumlah obat-obatan, termasuk pil penenang Riklona dan ekstasi.
Misri mengaku membeli Riklona di Bali atas perintah Kompol Yogi yang memberikan uang Rp2 juta. Sementara ekstasi disebut berasal langsung dari Yogi.
Dalam kondisi terpengaruh obat, Misri menyaksikan Nurhadi mendekati Melanie dan mencium wanita tersebut.
Ia sempat menegur karena mengetahui Melanie adalah rekan perempuan Ipda Haris.
Setelah peristiwa tersebut, Melanie dan Haris kembali ke kamar, sementara Misri duduk di dekat kolam dan Nurhadi berendam.
Ia bahkan sempat merekam Nurhadi dalam video berdurasi 7 detik sekitar pukul 19.55 WITA sebelum pergi ke kamar mandi.
Saat kembali, Nurhadi sudah dalam kondisi tidak sadar di dasar kolam.
Misri kemudian membangunkan Kompol Yogi yang langsung memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke klinik di Gili Trawangan.
Autopsi Ungkap Kekerasan Sebelum Tenggelam
Hasil autopsi yang dilakukan tim forensik Universitas Mataram mengungkap indikasi kuat penganiayaan terhadap Brigadir Nurhadi.
Ditemukan patah tulang pada lidah yang mengarah pada tindakan pencekikan.
"Terdapat luka memar di kepala bagian depan dan belakang. Hal ini mengindikasikan korban sempat mengalami benturan," ungkap dr. Arfi Samsun, dokter forensik dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram.
Lebih lanjut, pemeriksaan menunjukkan korban sempat menghirup air saat tenggelam, menandakan ia masih hidup ketika berada dalam kolam.
Arfi menyimpulkan bahwa kematian Brigadir Nurhadi merupakan hasil dari kekerasan berkesinambungan, yaitu pencekikan yang menyebabkan pingsan, kemudian tenggelam hingga meninggal dunia.
Kini, ketiga tersangka, Kompol YG, Ipda HC, dan Misri Puspitasari, telah ditahan di Rutan Polda NTB.
Direktur Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda NTB, AKBP Rifai, memastikan ketiganya ditahan sesuai standar prosedur operasional (SOP), dengan Kompol Yogi dan Ipda Haris menempati sel terpisah di lantai dua.
Misri dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) jo Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 359 KUHP, sama seperti dua tersangka lainnya. Ketiganya diduga terlibat langsung dalam penyebab meninggalnya Brigadir Nurhadi.
Kasus ini menyita perhatian publik mengingat keterlibatan aparat kepolisian dalam peristiwa tragis yang terjadi di tengah liburan tersebut.
Polda NTB menyatakan penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap seluruh peran para pihak yang terlibat.*
(tb/a008)
JAKARTA Nilai tukar rupiah diperkirakan masih menghadapi tekanan hingga akhir 2026. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede memperkirak
EKONOMI
CIBINONG Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menonaktifkan Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto bersama empat pejabat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan kuliner yang sangat beragam. Berbagai makanan tradisional tidak hany
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Tiga pejabat Pemerintah Kota Medan meraih penghargaan sebagai Peserta Teristimewa dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Ting
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Rengas Pulau di Kecamatan Medan Marelan,
PEMERINTAHAN
OlehHerman DirgantaraTHE least dangerous branch of the American government is the most extraordinarily powerful court of law the world has
OPINI
REMBANG Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyebut ulama memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesi
NASIONAL
BINJAI Gagasan pembangunan lembaga pendidikan kejuruan berbasis agama dan semi militer mulai dijajaki di Sei Remban. Penjajakan tersebut
PENDIDIKAN
JAKARTA Guru Besar Universitas Trisakti sekaligus Pengamat Kebijakan Publik Prof. Trubus Rahardiansah mengingatkan agar percepatan penye
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia meminta penyelarasan instrumen penilaian reformasi birokrasi dan kualitas pelayanan publik segera d
HUKUM DAN KRIMINAL