Supris Resmi Bergabung, Koti Pemuda Pancasila Sumut Gelar Syukuran dan Santuni Puluhan Anak Yatim
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
MEDAN - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Medan menggelar operasi pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di beberapa lokasi strategis di Kota Medan.
Operasi tersebut menyasar apartemen di Jalan Dr. Mansyur dan dua perusahaan asing di kawasan industri, yaitu PT SSA dan PT FL.
Dalam operasi ini, dua WNA asal India berinisial SSK dan RR diamankan karena diduga menyalahgunakan izin tinggal yang tidak sesuai peruntukannya. Keduanya kini tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas Imigrasi.
"Paspor keduanya sudah kami amankan dan sedang dalam proses pendalaman," jelas Muhammad Firman Ahsani, Kepala Bidang Intelijen dan Pengawasan Keimigrasian, Jumat (18/7/2025) malam.
Di lokasi apartemen, petugas juga mendeteksi keberadaan satu WNA asal Pakistan berinisial H. Meskipun ditemukan tanda-tanda penghuni seperti pendingin ruangan menyala dan kendaraan terparkir, petugas tidak berhasil menemui yang bersangkutan hingga sore hari.
"Unit terlihat berpenghuni, namun yang bersangkutan tidak merespons saat didatangi," ungkap Firman.
Sementara itu, di dua perusahaan asing yang diawasi, ditemukan tujuh WNA asal India. Enam orang diketahui bekerja, dan satu tercatat sebagai investor pemegang Izin Tinggal Terbatas (KITAS). Namun, dua di antara mereka diduga melakukan kegiatan di luar izin yang diberikan.
Kegiatan pengawasan ini disebut sebagai bagian dari langkah preventif dan represif terhadap pelanggaran keimigrasian, demi memastikan WNA di wilayah kerja Kantor Imigrasi Medan mematuhi aturan hukum yang berlaku.
"Kami tidak segan menindak pelanggaran. Kegiatan ini akan terus berlanjut," tegas Firman.
Kepala Kantor Imigrasi Medan, Uray Avian, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga ketertiban dan keamanan nasional dari potensi ancaman yang ditimbulkan oleh pelanggaran keimigrasian.
"Tidak ada ruang untuk penyalahgunaan izin tinggal. Kami juga mengajak masyarakat untuk melapor jika mendapati aktivitas WNA yang mencurigakan atau tidak sesuai izin," tutup Uray.*
(ms/j006)
BINJAI Bergabungnya Supris sebagai bagian dari Komando Inti Mahatidana (Koti) Pemuda Pancasila Sumatera Utara ditandai dengan kegiatan s
NASIONAL
DELI SERDANG Dugaan keracunan setelah sejumlah siswa SMAN 1 Lubukpakam mengalami sakit perut usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG)
PERISTIWA
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) BSI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yan
EKONOMI
OlehMargarito KamisINDONESIA harus diakui, mengambil rute organik yang berbeda dengan premis dasar liberalisme dan kapitalisme, dua kembara
OPINI
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meminta wilayah Areal Penggunaan Lain (APL) yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (k
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan hujan deras menjadi salah satu cara efektif untuk meng
NASIONAL
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengkritik putusan Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta yang menghapus pidana tambahan berup
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang meninjau pembangunan gedung kantor dinas di kawasan Pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan swasembada pangan merupakan bagian penting dari kedaulat
EKONOMI
JAKARTA Polri mencatat sebanyak 112 orang telah ditetapkan sebagai tersangka atau terduga dalam penanganan kasus kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL