Presiden ke-7 RI, Joko Widodo usai pemeriksaan terkait kasus dugaan ijazah palsu miliknya di Mapolresta Solo, Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025). (foto: tangkapan layar yt okezone)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (19/5/2025), ia mengaku ingin meluruskan fitnah dan menyatakan foto tersebut diperoleh dari temannya, dan telah pernah dipublikasikan oleh pihak UGM pada 2022.
Penyidik juga mendalami informasi mengenai Ir. Kasmudjo, yang sempat disebut dalam sejumlah spekulasi sebagai dosen pembimbing Jokowi.
Namun, Jokowi menegaskan bahwa Ir. Kasmudjo adalah dosen pengajar, sementara dosen pembimbing skripsinya adalah Prof. Dr. Ir. Ahmad Soemitro.
"Saya berharap semua pihak menghormati proses hukum. Saya akan terus mengikuti proses ini sampai selesai di pengadilan," ujar Jokowi.
Kasus dugaan ijazah palsu ini sebelumnya sempat meredup, namun kembali mencuat setelah masuk ke tahap penyidikan pada pertengahan 2025.
Kuasa hukum Jokowi menilai proses ini penting untuk membuktikan kebenaran dan menepis fitnah yang selama ini beredar luas di publik.*