Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
SEMARANG — Hingga hari kesebelas setelah insiden tragis penembakan terhadap Gamma Rizkynata Oktafandy (17), pelajar SMK Negeri 4 Semarang, Jawa Tengah, polisi belum juga menetapkan Ajun Inspektur Dua (AIPDA) Robig Zaenudin sebagai tersangka. Meski sudah ada cukup bukti yang mengarah pada keterlibatannya, pihak kepolisian masih menunggu kelengkapan bukti lain untuk meningkatkan status Robig dari terperiksa menjadi tersangka dalam kasus tersebut.
Penembakan yang merenggut nyawa Gamma dan melukai dua rekan lainnya, A (17) dan S (16), terjadi pada Minggu dini hari, 24 November 2024, di depan sebuah minimarket di kawasan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Robig, yang merupakan anggota kepolisian, melepaskan empat tembakan ke arah tiga pelajar SMKN 4 Semarang tersebut.Awalnya, Kapolrestabes Semarang, Komisaris Besar Irwan Anwar, menyebutkan bahwa penembakan tersebut terjadi saat Robig mencoba melerai tawuran antara dua kelompok remaja. Ia menjelaskan bahwa Gamma dan dua rekannya merupakan bagian dari kelompok Tanggul Pojok yang terlibat perselisihan dengan kelompok Seroja. Robig, menurut polisi, sempat diserang dengan senjata tajam oleh sekelompok remaja dan merespons dengan melepaskan tembakan.
Namun, meskipun penembakan tersebut telah menewaskan Gamma dan menyebabkan luka serius pada A dan S, penyidik masih melakukan pendalaman lebih lanjut mengenai kronologi kejadian dan peran Robig dalam insiden tersebut. Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan terus berlanjut untuk memastikan segala aspek kasus ini. Hingga kini, status Robig masih terperiksa.Kronologi Kejadian Insiden penembakan tersebut bermula saat Robig yang sedang berada di kawasan Bambankerep mencoba melerai tawuran antara dua kelompok remaja. Dalam upaya tersebut, Robig mengaku diserang dengan senjata tajam, sehingga ia melepaskan tembakan untuk membela diri. Namun, menurut keterangan saksi dan rekaman CCTV, situasi tersebut masih dalam penyelidikan dan belum dapat disimpulkan secara pasti apakah penembakan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembelaan diri atau karena faktor lain. (JOHANSIRAIT)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL