Purbaya Dorong Sinkronisasi Kebijakan Fiskal dan Moneter untuk Perkuat Rupiah
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga
NASIONAL
JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan secara resmi menetapkan tiga petinggi PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai tersangka dalam kasus dugaan produksi dan peredaran beras premium yang tidak sesuai dengan standar mutu nasional.
Penetapan ini diumumkan langsung oleh Kepala Satgas Pangan Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Helfi Assegaf, dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (1/8/2025).
Brigjen Helfi mengungkapkan bahwa ketiga tersangka adalah Direktur Utama PT Food Station, Karyawan Gunarso (KG); Direktur Operasional, Ronny Lisapaly (RL); serta Kepala Seksi Quality Control, RP.
"Berdasarkan hasil gelar perkara dan ditemukannya dua alat bukti yang sah, penyidik meningkatkan status ketiganya dari saksi menjadi tersangka," ujar Helfi.
Dalam keterangan resminya, Brigjen Helfi menyebut bahwa para tersangka diduga memproduksi serta memperdagangkan beras dengan label "premium", namun tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk kategori beras premium sebagaimana ditetapkan oleh pemerintah.
Polisi telah menyita sebanyak 132,65 ton beras dari gudang PT Food Station di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Rinciannya meliputi 127,3 ton beras dalam kemasan 5 kilogram dan 5,35 ton dalam kemasan 2,5 kilogram, seluruhnya dijual dengan label beras premium dari berbagai merek produksi perusahaan tersebut.
"Barang bukti yang kami amankan akan kami gunakan untuk proses pembuktian lebih lanjut. Penyidik juga telah menjadwalkan pemanggilan terhadap para tersangka untuk pemeriksaan lanjutan," tambahnya.
Polri menyoroti bahwa praktik peredaran beras tidak sesuai mutu ini memiliki dampak luas bagi masyarakat.
Satgas Pangan mencatat bahwa perputaran beras oplosan seperti ini dapat merugikan konsumen hingga Rp99,35 triliun per tahun, baik dari sisi kualitas pangan, kesehatan, hingga aspek ekonomi.
"Kami menegaskan komitmen untuk menindak tegas setiap praktik penyimpangan di sektor pangan yang berpotensi merugikan masyarakat luas," tegas Helfi.
Ketiga tersangka sebelumnya telah dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai saksi.
Dengan status hukum yang kini meningkat, penyidik akan melakukan pendalaman lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah anggapan bahwa pemerintah baru bergerak atau baru menggelar rapat ko
POLITIK
BEIJING Reaktor fusi Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST) milik China kembali menjadi sorotan dunia setelah berhasil menca
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyoroti status kelengkapan berkas perkara (P21) dalam kasus dugaan tudingan ijazah palsu Pres
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ke
EKONOMI
JAKARTA Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan dua strategi utama dari sisi fiskal dan moneter untuk memperkuat nilai tu
EKONOMI
JAKARTA Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi kepada pelatih Timnas Indonesia John Herdman yang berani memberikan kesempatan k
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyebut sektor pariwisata Indonesia saat ini berada pada jalur pertumbuhan yang posit
PARIWISATA
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Sabtu (6/6/2026). Harga em
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan dukungan penuh terhadap Badan Narkotika Nasional (BNN) yang berhasil membongkar j
HUKUM DAN KRIMINAL