Rico Waas Dorong Digitalisasi Bansos di Medan, Target Validasi 792 Ribu KK dalam Sebulan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Aktor Ammar Zoni kembali terjerat kasus narkoba meski masih menjalani hukuman di Rutan Salemba. Ia diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika di dalam lapas dengan peran sebagai penampung sabu dan tembakau sintetis dari luar rutan.
Dalam keterangan resmi Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, disebutkan Ammar bersama sejumlah tahanan lain terlibat dalam distribusi narkotika di lingkungan Rutan Kelas I Jakarta Pusat.
"Dalam hasil penyidikan diketahui peran masing-masing tersangka, yaitu tersangka MAA alias AZ sebagai penampung narkotika jenis sabu dan tembakau sintetis dari luar rutan, kemudian diserahkan kepada tersangka lain untuk diedarkan di dalam rutan," bunyi pernyataan resmi tersebut.
Baca Juga:
Menindaklanjuti temuan tersebut, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) memindahkan Ammar Zoni beserta lima warga binaan lainnya ke Lapas Super Maksimum Security Nusakambangan.
"Ini bukti bahwa peringatan Bapak Menteri dan Pak Dirjen serius, bahwa siapa pun yang terlibat peredaran narkoba akan ditindak," ujar Rika Aprianti, Kasubdit Kerjasama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kamis (16/10).
Rika menjelaskan Ammar kini ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security Karang Anyar, Nusakambangan. Ia akan menjalani pengamanan dan pembinaan super ketat sesuai standar warga binaan berisiko tinggi (high risk).
"Mereka diberikan pengamanan dan pembinaan super maksimum. Langkah ini diharapkan dapat mengubah perilaku mereka menjadi warga binaan yang lebih baik," katanya.
Pemindahan dilakukan pada dini hari dengan pengawalan ketat oleh petugas Pengamanan Intelijen dan Kepatuhan Internal Ditjenpas, Polres Jakarta Timur, Mabes Polri, serta Petugas Pemasyarakatan Jakarta. Seluruh proses pemindahan dan penerimaan tahanan dilakukan sesuai dengan SOP yang berlaku.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan, Heri Azhari, menegaskan langkah ini menjadi bagian dari operasi bersih-bersih rutan dari jaringan narkoba.
"Seperti yang berulangkali diingatkan Pak Menteri dan Dirjenpas, bahwa Zero Narkoba adalah harga mati. Ini menjadi alarm bagi kami untuk terus waspada dan bertindak tegas," ujarnya.
Heri menyebut lebih dari 1.500 warga binaan kategori high risk telah dipindahkan ke Nusakambangan sebagai bagian dari strategi nasional pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
"Selain untuk melindungi lapas dari peredaran narkoba, langkah ini juga diharapkan mampu membantu para warga binaan menyadari kesalahannya dan siap kembali ke masyarakat sebagai warga negara yang baik," pungkasnya.*
(kp/m006)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya digitalisasi dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) sebagai upaya
PEMERINTAHAN
MEDAN Rombongan peserta dan ofisial Piala ASEAN Football Federation (AFF) U19 Championship 2026 mulai berdatangan ke Sumatera Utara men
OLAHRAGA
BANDA ACEH Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh mengintensifkan patroli malam
NASIONAL
Oleh Jimmy EndeySALAH satu adagium hukum yang paling terkenal adalah lebih baik membebaskan seribu orang yang bersalah daripada menghukum
OPINI
JAKARTA Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menghadiri langsung Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat
PEMERINTAHAN
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, dikabarkan mendapat tawaran untuk terlibat dalam proyek film kolosal yang mengangkat sej
NASIONAL
YOGYAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengaku telah menonton film dokumenter Pesta Ba
NASIONAL
BANDUNG Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Ba
NASIONAL
JAKARTA Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mendesak pemerintah segera merevisi harga pokok penjualan (HPP) gula petani yang din
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik bantuan fasilitas belajar dari WeLoveU Foundation Korea Selatan untuk SD Neg
PENDIDIKAN