Motor Hilang Beruntun di Lapangan Merdeka, Rico Waas Janji Evaluasi Sistem Parkir dan Keamanan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelo
PEMERINTAHAN
BATUBARA — Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku, Soetopo Berutu, bertindak sebagai Pembina Upacara di UPT SMP Negeri 1 Talawi, Kabupaten Batu Bara, pada Senin (13/10).
Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung di Lapangan Upacara UPT SMP Negeri 1 Talawi, Jalan Pendidikan, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta perangkat sekolah.
Kegiatan ini digelar dalam rangka upaya pencegahan bahaya narkoba di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan wilayah Kabupaten Batu Bara. Dalam amanatnya, Kalapas Soetopo Berutu menekankan urgensi pencegahan Penyalahgunaan narkoba yang saat ini telah menjadi ancaman serius bagi generasi muda.Baca Juga:
"Narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mental dan sosial generasi muda. Pencegahan harus dimulai sejak dini, dari lingkungan keluarga hingga sekolah," tegas Soetopo Berutu di hadapan peserta upacara.
Lebih lanjut, Kalapas mengajak seluruh siswa untuk fokus belajar, disiplin, dan menjauhi pergaulan bebas yang dapat menjerumuskan pada penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, pendidikan dan karakter yang kuat adalah benteng utama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Kepala Sekolah UPT SMP Negeri 1 Talawi, Mahmuda, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kalapas Labuhan Ruku atas kesediaannya hadir dan memberikan pembinaan langsung kepada para siswa.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pesan moral yang disampaikan Bapak Kalapas. Hal ini menjadi pengingat penting bagi kami semua untuk lebih waspada dan peduli terhadap bahaya narkoba di lingkungan sekolah," ujar Mahmuda.
Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama antara pihak sekolah, siswa, dan perwakilan orang tua sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan narkoba yang lebih komprehensif di lingkungan pendidikan.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan aparat penegak hukum dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih dari narkoba.
Melalui kegiatan ini, Lapas Labuhan Ruku menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pembinaan, edukasi, dan sosialisasi pencegahan narkoba, tidak hanya di dalam lembaga pemasyarakatan, tetapi juga di tengah masyarakat, terutama di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memburu Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Sebuah obrolan santai di warung kopi tanpa agenda khusus ternyata melahirkan organisasi sosial yang kini aktif melestarikan a
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh pemerintah daerah di Indonesia menjadikan pelestarian lingkungan sebagai
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan memperkuat sinergi dalam memb
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution memastikan seluruh kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sumut yan
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi meluncurkan Berkah APP, aplikasi digital yang dirancang untuk m
PEMERINTAHAN
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan kerugian negara dalam p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, didug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPR RI, Puan Maharani, mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan intimidasi yang dialami dr. Eliza Princi
NASIONAL