Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
Jakarta – Polisi berhasil menangkap sopir mobil pikap ekspedisi yang terlibat dalam kecelakaan fatal di Jakarta Selatan, yang mengakibatkan seorang bayi berusia enam bulan tewas. Sopir yang melawan arah dan menabrak motor keluarga tersebut ditangkap di Jakarta Utara pada Selasa (26/11/2024).
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Agung Wuryanto, mengonfirmasi penangkapan sopir tersebut dan menjelaskan bahwa saat ini pelaku masih berstatus sebagai saksi. “Alhamdulillah benar, ditangkap di Jakarta Utara. Sementara masih saksi, nanti setelah dua alat bukti terpenuhi, kami akan tingkatkan statusnya menjadi tersangka,” ujar Agung.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (24/11) siang, tepatnya di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sebuah mobil pikap yang diduga sedang mengantarkan barang ekspedisi melawan arah sejauh 20 meter dan menabrak sebuah sepeda motor yang dikendarai sepasang suami istri dan anak mereka yang berusia enam bulan. Akibat tabrakan tersebut, bayi yang berada di pelukan ibunya tewas di lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut sempat menjadi viral setelah video yang menampilkan detik-detik kecelakaan itu beredar di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat jelas bahwa setelah menabrak motor, kendaraan pikap tersebut sempat menyeret motor dan korban sebelum akhirnya menghentikan lajunya.
Setelah kejadian, sopir pikap langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP). Polisi yang segera turun tangan mengidentifikasi pelaku dengan mengamankan rekaman CCTV yang ada di lokasi serta meminta keterangan dari beberapa saksi.
Kompol Agung menambahkan bahwa saat ini penyidik tengah mendalami rekaman CCTV dan memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut. Polisi juga mengungkapkan bahwa kendaraan pikap yang terlibat memiliki stiker pengenal ekspedisi, yang memudahkan tim penyelidik dalam melacak sopirnya.
“Tim kami segera bergerak cepat setelah video viral. Kami mendapatkan beberapa petunjuk dari saksi dan CCTV yang ada di sekitar lokasi kecelakaan,” kata Agung.
Terkait perkembangan lebih lanjut, polisi menyebutkan bahwa setelah memenuhi alat bukti yang diperlukan, status sopir tersebut akan dinaikkan menjadi tersangka dan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Sopir yang mengendarai mobil pikap ekspedisi ini diduga telah melanggar beberapa pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), termasuk kelalaian dalam berkendara yang mengakibatkan kematian. Polisi juga memastikan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku terkait tindakan melarikan diri pasca-kecelakaan.
Kecelakaan ini menyoroti pentingnya disiplin dalam berkendara, terutama dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
(johansirait)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA